Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Hasil Skrining Penyakit Tidak Menular Sekarang Akan Dikirim Lewat WhatsApp

Masyarakat yang baru saja memeriksakan kesehatan di puskesmas hingga posbindu bisa mendapatkan hasil skrining penyakit tidak menular lewat WhatsApp

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hasil Skrining Penyakit Tidak Menular Sekarang Akan Dikirim Lewat WhatsApp
Tribunnews
Aplikasi WhatsAPP. Masyarakat yang baru saja memeriksakan kesehatan di puskesmas hingga posbindu bisa mendapatkan hasil skrining penyakit tidak menular (PTM) lewat WhatsApp 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Masyarakat Indonesia yang baru saja memeriksakan kesehatan di puskesmas, posyandu, maupun posbindu kini bisa mendapatkan hasil skrining penyakit tidak menular (PTM) melalui WhatsApp.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sedang melakukan project pengiriman notifikasi WhatsApp kepada pasien dengan ambang tekanan darah di atas 130/85 mmHg, gula darah 5.7 HbA1C, dan lemak darah/kadar kolesterol melebihi 100 mg/dL.

Tujuannya, pasien segera menghubungi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pengiriman notifikasi WhatsApp tersebut berisi hasil skrining PTM yang telah dilakukan pasien.

Skrining penyakit tidak menular merupakan salah satu program utama penguatan upaya penguatan promotif dan preventif di layanan primer seperti puskesmas, posyandu, atau posbindu.

Chief of Technology Transformation Office (TTO) Kemenkes RI Setiaji, S.T, M.Si ungkap pengiriman notifikasi WhatsApp dilakukan setelah tenaga kesehatan atau kader memasukkan hasil skrining PTM ke dalam Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK).

Rekomendasi Untuk Anda

ASIK merupakan aplikasi pencatatan deteksi dini atau skrining penyakit tidak menular yang digunakan oleh tenaga kesehatan atau kader di posyandu, posbindu dan puskesmas.

Skrining penyakit tidak menular yang dicatat pada aplikasi ASIK di antaranya, skrining kardiovaskular (jantung), kanker, kelainan darah, dan gangguan pernapasan.

“Mulai 22 Juni 2024, masyarakat telah menerima notifikasi hasil skrining penyakit tidak menular (PTM) melalui WhatsApp dari puskesmas. Notifikasi itu akan dikirimkan setelah tenaga kesehatan atau kader mencatat hasil skrining PTM di Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK),” ujar Setiaji dilansir dari website resmi, Rabu (15/7/2024).

“Pelaksanaan pengiriman notifikasi WhatsApp skrining PTM dimulai secara langsung serentak di seluruh Indonesia pada 22 Juni 2024 melalui pembaruan aplikasi ASIK versi 2.3.3," lanjutnya.

Baca juga: Penyakit Akibat Polusi Udara Bebani BPJS Kesehatan hingga Rp13 Triliun

Berdasarkan tren jumlah data yang masuk dalam aplikasi ASIK periode Januari-Juni 2024, layanan skrining yang tercatat sebanyak 37.886.630.

Lalu ada data individu yang mendapatkan layanan skrining penyakit tidak menular sebanyak 29.212.976, dan sudah ada 10.173 (97,6 persen) puskesmas yang melaporkan skrining PTM dengan menggunakan ASIK.

Sepanjang periode yang sama, rata-rata harian layanan skrining penyakit tidak menular tercatat di aplikasi ASIK sebanyak 208.163.

Sedangkan rata-rata mingguannya mencapai 1.457.178. Rata-rata bulanan layanan skrining penyakit tidak menular tercatat di aplikasi ASIK sebesar 6.314.438.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas