Apa Itu Alat Kontrasepsi? Ini Jenis-jenisnya yang Perlu Diketahui dan Pentingnya Penggunaan
Penjelasan mengenai alat kontrasepsi, termasuk pentingnya penggunaan alat kontrasepsi bagi pasutri serta berbagai jenis yang tersedia.
Penulis:
tribunsolo
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Kontrasepsi adalah metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan.
Alat kontrasepsi bekerja dengan cara menghalangi sperma mencapai sel telur, mengganggu proses ovulasi, atau mencegah implantasi sel telur yang telah dibuahi.
Penggunaan alat kontrasepsi umumnya dilakukan pasangan suami istri saat (pasutri) akan berhubungan intim.
Jenis alat kontrasepsi yang digunakan bervariasi, dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing, serta cara pemakaian yang berbeda-beda.
Untuk memilih alat kontrasepsi yang tepat, disarankan melakukan konseling dengan tenaga kesehatan yang berkompeten.
Setelah mendapatkan penjelasan, pasangan suami istri dapat memutuskan sendiri metode kontrasepsi yang paling sesuai.
Lalu, apa saja jenis-jenisnya dan pentingnya penggunaan alat kontrasepsi?
Simak informasi selengkapnya sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber.
Jenis Alat Kontrasepsi
Ada berbagai jenis alat kontrasepsi dengan tingkat efektivitas yang bervariasi, tergantung pada seberapa tepat penggunaannya.
Beberapa metode bisa didapatkan tanpa resep dokter. Sementara yang lain mungkin memerlukan saran medis atau bahkan tindakan bedah.
1. Kontrasepsi Hormonal
Metode ini mencakup pil oral, implan, koyo, atau cincin kemaluan yang bekerja dengan melepaskan sejumlah kecil hormon untuk mencegah ovulasi.
Baca juga: Respons Kepala BKKBN soal Penyediaan Alat Kontrasepsi bagi Remaja
2. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)
AKDR adalah alat yang dimasukkan ke dalam rahim dan melepaskan tembaga atau hormon (seperti Levonorgestrel) untuk mencegah sperma mencapai sel telur.
3. Kontrasepsi Darurat
Metode ini dapat digunakan untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seks tanpa pengaman atau jika metode kontrasepsi gagal, dengan menggunakan pil atau IUD, dalam waktu hingga lima hari setelah kejadian.
IUD adalah alat kontrasepsi berbentuk huruf T yang dipasang di rahim untuk mencegah pembuahan.
Ada dua jenis utama, yaitu IUD tembaga seperti ParaGard yang bertahan hingga 10 tahun, dan IUD hormonal seperti Mirena yang perlu diganti setiap lima tahun.