Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Satu Sekolah Libur Gara-gara Gondongan, Bahayakah Penyakit Ini? Simak Kata Dokter

Gondongan dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat. Berbahayakah jika menular dengan cepat?

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Satu Sekolah Libur Gara-gara Gondongan, Bahayakah Penyakit Ini? Simak Kata Dokter
net
Ilustrasi gondongan pada anak. Gondongan dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat. Berbahayakah? 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA – Gondongan sangat menular. Satu sekolah bahkan ada yang sampai meliburkan siswanya di sekolah dan mengalihkan pembelajaran melalui daring karena banyak yang tertular.

Berbahayakah gondongan? 

Baca juga: Kasus Infeksi Gondongan Meningkat, Ketahui Gejala dan Pencegahannya 

Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) , Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K), yang ditemui di Jakarta, Selasa (19/11/2024) menjelaskan seputar gondongan

Menurutnya, gondongan dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat. Berbahayakah?

Gondongan dengan gejala berat seperti radang otak sangat jarang terjadi.

Mayoritas saat anak terkena penyakit dengan nama lain Mumps ini mengalami gejala ringan seperti sulit mengunyah dan berbicara.

Rekomendasi Untuk Anda

Anak yang gondonga juga alami demam, ada benjolan di leher maupun nyeri di bagian telinga dan kepala hingga kelelahan.

“Dan jarang penyakit Mumps itu menimbulkan penyakit komplikasi yang berbahaya. Jarang sekali yang bisa menimbulkan misalnya radang otak. Namun memang menularnya cepat,” ungkap dia.

 

Lakukan Ini Jika Tertular

Ia mengatakan, saat anak terkena gondongan sangat disarankan untuk beristirahat di rumah atau tidak masuk ke sekolah.

Kondisi ini untuk mencegah penularan antar satu anak ke anak lainnya.

Gondongan yang disebabkan infeksi virus ini bisa menyebar cepat melalui percikan air liur dari mulut.

Gondongan bisa terjadi pada semua usia, namun risikonya lebih meningkat pada anak usia 2 - 12 tahun.

Penyakit gondongan bisa dicegah. Salah satunya dengan menjalani vaksin MMR.

Vaksin ini belum masuk dalam program nasional. Vaksinasi MMR diperuntukan bagi anak pada usia 13 bulan dan booster pada usia 3 – 5 tahun.

Satu Sekolah Libur Gara-gara Gondongan dan Cacar Air

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas