Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Apakah Fibrosis Paru Bisa Disembuhkan Secara Total? Begini Penjelasan Dokter

Dokter Spesialis Paru dr. Arini Purwono, Sp.P memberikan penjelasan apakah orang yang terlanjur mengalami fibrosis paru bisa sembuh atau tidak.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Apakah Fibrosis Paru Bisa Disembuhkan Secara Total? Begini Penjelasan Dokter
Istimewa
Ilustrasi paru-paru 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fibrosis paru termasuk salah satu penyakit paru-paru serius. 

Di mana, kondisi ini bisa meninggalkan bekas luka dan menebalkan jaringan paru.

Hal ini berdampak pada jaringan penghubung di paru-paru dan alveoli (kantung udara di dalam paru-paru).

Kerusakan paru-paru secara bertahap menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Jaringan paru-paru yang keras dan kaku tidak mengembang sebagaimana mestinya.

Sehingga dapat menyebabkan sesak napas hingga menganggu kualitas hidup.

Lantas, apakah orang yang terlanjur mengalami fibrosis bisa sembuh?

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Paru dr. Arini Purwono, Sp.P beri penjelasan.

Menurut dr Arini, pasien yang sudah mengalami fibrosis paru tetap menjalani pengobatan untuk seterusnya.

"Dalam konteks fibrosis paru-paru, sebenarnya pengobatan terus-menerus, seumur hidup," ungkapnya pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Kamis (26/12/2024).

Nantinya, dokter akan melakukan evaluasi secara berkala.

Baca juga: Perokok Hingga Penderita Penyakit Metabolik Rentan Alami Fibrosis pada Paru-Paru

Ketika gejala yang muncul ada perbaikan, maka dokter akan menurunkan dosis obatnya.

"Maka nanti kita akan pikirkan bagaimana kita menurunkan dosis obatnya, hingga jika memang dilepas.  Cuma jarang sih karena kebetulan kita seringnya ketemu pasien yang udah tahapan lanjut," imbuhnya.

Jadi penanganan yang dilakukan seterusnya adalah memastikan gejala tidak bertambah parah.

Sehingga pasien bisa tetap menjalani aktivitas secara normal.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas