Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Anggaran Dipangkas Rp 200,2 Miliar, BGN Sebut Menu Makan Program MBG Tetap Aman

Badan Gizi Nasional  (BGN) turut terdampak efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.Lalu bagaimana nasib program Makan Bergizi Gratis?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Anggaran Dipangkas Rp 200,2 Miliar, BGN Sebut Menu Makan Program MBG Tetap Aman
/SURYA/HABIBUR ROHMAN
PENYALURAN MAKANAN - Walikota Surabaya Eri Cahyadi didampingi istri meninjau penyaluran makanan gratis di SD Taquma Surabaya,Senin (13/1/2025). Kota Surabaya mulai melaksanakan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di PAUD-TK Yasporbi, SD Taquma, SMPN 13, SMAN 10, dan SMK PGRI 1 Surabaya dan untuk tahap awal, total penerima mencapai 3151 siswa. (SURYA/HABIBUR ROHMAN) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Badan Gizi Nasional  (BGN) turut terdampak efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.

Adapun besaran efisiensi anggaran BGN sebesar sebesar Rp 200,2 miliar dari total anggaran BGN Rp71 triliun.

Lalu bagaimana nasib program Makan Bergizi Gratis?

Baca juga: Kata ASN jika Gaji Ke-13 & THR Tak Dibayarkan, Sebut Keterlaluan dan Singgung Makan Bergizi Gratis

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional  (BGN) Dr. Drs. Nyoto Suwignyo, MM, memastikan, program MBG tetap berlanjut.

Menu program MBG tidak dikurangi masih tetap Rp 10.000.

"Enggak, kalau menunya enggak dikurangi," kata dia saat ditemui di Hotel Westin Jakarta, Kamis (14/2/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut ia menjelaskan, efisiensi anggaran itu berdampak adalah pengadaan lahan.

Baca juga: Badan Gizi Nasional Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Sepenuhnya Menggunakan Dana APBN

Pihaknya pun akan menyewa lahan pemda, lahan instansi lain, kementerian lain, BUMN dan lain-lain.

"Efisiensi 202 miliar, ya ini bagian dari upaya Badan Gizi Nasional memanfaatkan harga sewa. Harga tanah yang nggak bisa dibeli itu di efisiensi saja nanti untuk pemanfaatan yang lain. Karena arahnya jangan beli tanah lah kalau bisa dipakai untuk sewa yang lainnya," tutur dia.

Diketahui, Presiden Prabowo secara resmi mengeluarkan Inpres 1/2025 yang meminta anggaran pemerintah pada APBN dan APBD TA 2025 dipangkas sebesar Rp306,69 triliun.

Arahan efisiensi anggaran agar kas negara dapat digunakan untuk program yang lebih berdampak langsung terhadap masyarakat.

Di antaranya, program Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan dan energi, hingga perbaikan sektor kesehatan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas