Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ini Bedanya Pegal dan Nyeri Biasa dengan Gejala Kanker Tulang

Gejala khas dari kanker tulang ini awalnya adalah rasa pegal dan nyeri pada tulang. Namun, ada bedanya dengan pegal dan nyeri tulang biasa.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Ini Bedanya Pegal dan Nyeri Biasa dengan Gejala Kanker Tulang
Freepik
Warna simbolis pita kuning untuk kanker tulang sarkoma dengan latar belakang merah muda 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kanker tulang mungkin tidak sepopuler jenis kanker lain seperti yang mengenai payudara atau paru.

Angka kejadiannya pun terhitung kecil. Di luar negeri, kasus kanker tulang hanya sekitar 1,6-1,5 persen dari 1 juta orang. 

Hanya saja, kanker tulang harus diwaspadai karena bersifat ganas dan umumnya menyerang pada usia muda. 

Menurut Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi dr. Achmad Basuki, Sp.OT, gejala khas dari kanker tulang ini awalnya adalah rasa pegal dan nyeri pada tulang. 

Baca juga: Kanker Tulang Bersifat Ganas dan Umumnya Menyerang Usia Muda

Lantas, bagaimana cara memastikan rasa pegal dan nyeri ini karena kanker tulang atau tidak? 

Menurut dr Achmad ada yang menjadi pembeda rasa sakit karena tulang atau tidak. 

Rekomendasi Untuk Anda

Biasanya rasa sakit karena kanker tulang bertahap dan terus meningkat. 

Bahkan, rasa sakit ini tidak kunjung menghilang walau telah diberikan obat anti nyeri seperti parasetamol. 

"Biasanya sakitnya itu prosesnya itu bertahap, semakin sakit. Mungkin waktu dikasih paracetamol, oh bisa hilang, tapi lama-lama sakitnya tidak mempan dengan itu," ungkapnya pada talkshow kesehatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Selasa (22/4/2025). 

Selain itu, rasa sakit itu umumnya aktif terasa di malam hari. 

Rasa sakit yang dirasakan di malam hari cukup hebat bahkan sampai tidak tertahankan. 

Pada tahap lebih lanjut, ada pembengkakan dan terjadi penurunan berat badan yang lumayan drastis.

Jika sudah merasakan gejala-gejala di atas, pasien dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan X-ray atau Rontge ke pelayanan kesehatan.

Lewat pemeriksaan ini, kita bisa membedakan apakah pembengkakan dikarenakan benturan bisa atau kanker. 

"Jadi, kalau ada sakit yang semakin hebat, sakitnya diikuti dengan bengkak, segera aja datang ke pelayanan kesehatan. Supaya di (ditangani) lebih cepat," pungkasnya. 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas