Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Wapres Gibran Curhat ke Menkes, Banyak Orang Dekatnya Kena TBC

Menteri Kesehatan RI menyebut vaksin TBC tidak berkembang karena negara maju enggan mengembangkan vaksin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Wapres Gibran Curhat ke Menkes, Banyak Orang Dekatnya Kena TBC
Tribunnews.com/Jeprima
SAKIT TBC - Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat berbincang dengan Tribun Network di kantor Kemenkes, Jakarta, Senin (18/11/2024). Menkes hari ini rapat di DPR dan membahas banyak hal termasuk soal TBC. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku dipanggil Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pada hari ini terkait permasalahan penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC).

Budi menyebut Gibran curhat terdapat sejumlah orang di lingkungan dekatnya yang terkena penyakit TBC karena tidak terdeteksi.

“Terus terang tadi saya dipanggil Pak Wapres. Pak Wapres bilang banyak loh di lingkungan dekatnya saja banyak yang terkena TBC karena tidak terdeteksi,” kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Namun, Budi tak merinci Gibran memanggilnya untuk diberi arahan apa.

Di sisi lain, Budi mengatakan penyakit TBC adalah penyakit menular dengan korban paling terbanyak dalam sejarah dunia yang menembus angka 1 miliar korban jiwa.

Namun dia menyebut vaksin TBC tidak berkembang karena negara maju enggan mengembangkan vaksin.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyebut vaksin TBC enggan dikembangkan lantaran dianggap penyakit negara miskin.

“Kemudian sekarang itu 1 juta per tahun (meninggal) di dunia. Di Indonesia 130an tadi which is 5 menit 2 orang yang meninggal di Indonesia,” tutur dia.

Tak hanya itu, dia menyebut perkembangan vaksin TBC juga terhambat dengan adanya kelompok anti vaksin yang muncul.

“Sekarang lagi banyak sekali dorongan dari kelompok anti vaccine saya mau tegaskan sekali lagi bapak ibu pandemi yang berhasil ditangani atau dieleminasi itu sekarang baru 2 pak satu namanya cacar satu lagi namanya Covid,” kat dia.

Oleh karena itu, Budi menegaskan upaya vaksin adalah sebuah cara untuk menurunkan penyebaran virus yang telah terbukti dengan data dan keilmuan.  

"Vaksinasi itu teman bukan musuh. Dia (vaksin) mengurangi kematian banyak sekali di seluruh dunia, proven. By data by science,” tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas