Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Mengenal Terapi Penyembuhan Sengat Lebah yang Digeluti Guru MAN 1 Brebes

Lebah-lebah hidup yang di gunakan untuk menyengat badan pasien adalah lebah ternakannya sendiri yang membuat sarang di bawah genting rumahnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Mengenal Terapi Penyembuhan Sengat Lebah yang Digeluti Guru MAN 1 Brebes
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
TERAPI LEBAH - Guru MAN 1 Brebes Tejo Asmoro mengobati pasien menggunakan metode sengat lebah di kediamannya di di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (23/5/2025). 

Saat itu Tejo  mendapatkan ilmu, bayi yang lahir prematur dengan mengonsumsi madu murni maka perkembangannya akan bagus.

Dia lalu mencari ke beberapa lokasi untuk mendapatkan madu asli.

"Saya bertemu pawang lebah hutan, saya juga belajar ilmunya. Alhamdulillah, anak saya perkembangannya bagus."

Baca juga: Pasien Kanker Prostat Stadium Lanjut Dianjurkan Jalani Terapi Radioaktif

"Di sisi lain, saya juga menggeluti budidayanya," katanya. 

Tejo percaya madu lebah memiliki manfaat yang begitu dahsyat karena sudah dijelaskan di dalam Alquran.

Selama 20 tahun dia belajar budidaya sekaligus terapi sengat lebah. Dia bersyukur, untuk pengobatan terapi sengat lebahnya tidak pernah sepi peminat.

Motivasinya terus menjalankan terapi sengat lebah adalah agar bisa bermanfaat kepada banyak orang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hampir tiap hari ada pasien yang terapi. Saya tidak memasang tarif, bayar seikhlasnya," ujarnya. 

Selain mengajar, Tejo sehari-harinya adalah pengurus Asosiasi Perlebahan Indonesia Daerah (APIDA) Jawa Tengah, mulanya hanya membuka terapi sengat lebah.

Dalam empat bulan terakhir merambah ke terapi sengat tawon.

Baca juga: Indonesia Buka Akses Terapi Stem Cell dan Anti-Aging ke Swiss

Menurutnya, sengat tawon memiliki manfaat yang bagus bagi penderita penyakit diabetes melitus, stroke, kanker otak, kanker payudara, dan pasangan suami istri yang belum memiliki keturunan. 

"Kami ada SOP, jadi tidak asal sengat seperti screening riwayat penyakit, lalu tanya tensi. Tetapi ini sangat bermanfaat," ujarnya. 

Seorang pasien, Wahyu Khonifah (55) menceritakan pengalamannya menjalani pengobatan terapi sengat tawon di Rumah Lebah Tegal. 

Khonifah menderita penyakit tiriod di leher setelah melahirkan. Dia lalu mencoba pengobatan terapi sengat tawon sejak Desember 2024.

"Saya berobat di sini karena lebah dijelaskan manfaatnya di Alquran. Paling tidak saya percaya bahwa ciptaan Allah itu memiliki manfaat yang luar biasa," ungkapnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas