Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Gampang Lapar dan Perut Kembung? Bisa Jadi akibat Salah Makan

Minum air putih juga tak kalah penting, banyak orang berpikir sembelit hanya karena kurang serat, padahal bisa jadi juga karena kurang cairan. 

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gampang Lapar dan Perut Kembung? Bisa Jadi akibat Salah Makan
net
MAKANAN BERGIZI - Masyarakat diajak untuk lebih peka terhadap sinyal-sinyal tubuh, khususnya sistem pencernaan yang sering kali menjadi “alarm” awal gangguan kesehatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Banyak orang mengeluh mudah lapar, perut sering begah, atau bahkan susah buang air besar, padahal sudah merasa makan cukup.

Apakah Anda salah satunya? Jika ya, bisa jadi masalahnya bukan pada banyak atau sedikitnya makanan, melainkan jenis dan pola makan yang tidak ramah untuk sistem pencernaan.

Hal ini disampaikan Dokter Gizi Klinik dr. Juweni Joe, Sp.Gk.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap sinyal-sinyal tubuh, khususnya sistem pencernaan yang sering kali menjadi “alarm” awal gangguan kesehatan.

Baca juga: 5 Tips Sederhana untuk Mengurangi Perut Kembung pada Bayi

Menurutnya, pencernaan yang sehat itu tidak sekadar lancar buang air besar. 

Tapi juga tidak mudah begah, tidak sering kembung, dan tubuh terasa bugar setelah makan. 

"Kalau malah mengantuk atau kembung setiap habis makan, bisa jadi ada yang salah dengan komposisi makanan kita,” ungkapnya pada talkshow kesehatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Kamis (29/5/2025). 

Rekomendasi Untuk Anda

Salah satu penyebab umum gangguan pencernaan adalah rendahnya asupan serat. 

Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, konsumsi makanan olahan tinggi tepung dan gula lebih mendominasi dibanding buah, sayur, dan biji-bijian.

Makanan ultra-proses, seperti mie instan, roti putih, dan camilan kemasan, sangat rendah serat. 

Akibatnya, usus jadi ‘malas’ bekerja. Ini yang bikin feses keras, sulit dikeluarkan, bahkan bisa menyebabkan wasir kalau dibiarkan.

Dr. Juweni menambahkan bahwa serat tidak hanya membantu melancarkan buang air besar.

Tapi juga memberi makan bakteri baik dalam usus. Bakteri ini berperan penting dalam sistem imun, metabolisme, hingga produksi hormon.

Kalau usus sehat, seluruh tubuh pun jadi lebih seimbang. 

Tapi kalau flora usus terganggu, efeknya bisa terasa ke seluruh tubuh.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas