Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kenali Placenta Previa, Gangguan Kehamilan yang Bisa Sebabkan Masalah Serius Saat Persalinan

Placenta previa merupakan salah satu gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kenali Placenta Previa, Gangguan Kehamilan yang Bisa Sebabkan Masalah Serius Saat Persalinan
canalc.com.ar
GANGGUAN KEHAMILAN- Ilustrasi kehamilan. Placenta previa merupakan salah satu gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil.  

“Jadi pada awal kehamilan posisi placenta bisa dimana punya. Tapi ada beberapa orang-orang yang beresiko dimana kemungkinan terjadi placenta previa lebih tinggi dibandingkan orang lain," kata dr Fauzan.
 
Faktor pertama adalah usia ibu hamil. Semakin tua usia ibu, risiko placenta previa meningkat.

“Satu, faktor usia. Semakin bertambahnya usia seorang ibu, maka akan meningkatkan resiko placenta previa. Dari data dikatakan ketika usia ibu kurang dari 35 tahun, kemungkinan terjadi placenta previa adalah sekitar 0,5 persen. Sedangkan ketika di atas 35 tahun bisa sampai dengan 1,1-1,2 persen," paparnya. 

Selain usia, jumlah kehamilan sebelumnya juga turut memengaruhi risiko. 

Semakin sering seorang ibu hamil, kualitas dinding rahim sebagai tempat menempel plasenta dapat menurun.

“Semakin banyak jumlah kehamilan, area yang dinding rahim yang masih bagus untuk menempelkan plasenta akhirnya akan sedikit berkurang. Akhirnya dia menempelnya di bagian bawah," jelasnya. 

Tak hanya itu, kebiasaan merokok, baik aktif maupun pasif, juga meningkatkan risiko.

“Angka merokok itu kan naik ya. Mulai banyak wanita-wanita usia muda yang merokok. Dan merokok sendiri meningkatkan resiko placenta previa 2 kali lipat lebih tinggi. Karena tingginya karbon monoksida yang dikandung di darahnya," lanjutnya dr Fauzan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan, merokok di dekat ibu hamil, khususnya pada masa awal kehamilan saat plasenta baru mulai menempel, bisa berdampak negatif.

“Sehingga bapak-bapak ikut turut andil terjadinya placenta previa ketika merokok di dekat dari ibu-ibu yang pada proses awal mau penempelan dari plasenta nya," imbaunya. 

Kehamilan kembar juga menjadi faktor risiko. Hal ini karena terbatasnya ruang di rahim untuk menempelkan plasenta.

Terakhir, riwayat persalinan dengan operasi caesar juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya placenta previa pada kehamilan selanjutnya.

"Makanya kalau memang tidak ada indikasi untuk melahirkan dengan seksio cesaria (operasi caesar). Ada baiknya persalinan pertama, kedua dengan persalinan normal. Sehingga meminimalkan risiko placenta previa untuk kehamilan berikutnya," tutupnya.

Dengan memahami berbagai faktor risiko ini, diharapkan ibu hamil dapat lebih waspada dan berkonsultasi rutin dengan tenaga kesehatan.

Deteksi dini dan penanganan tepat sangat penting untuk memastikan kehamilan berjalan aman dan sehat.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas