Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

23.347 Orang di Indonesia Kena Sifilis atau Raja Singa, Ini Penyebabnya

Banyak dari masyarakat Indonesia menganggap sifilis hanya disebabkan karena perilaku seksual yang bebas

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 23.347 Orang di Indonesia Kena Sifilis atau Raja Singa, Ini Penyebabnya
Freepik
PENYAKIT SIFILIS ATAU RAJA SINGA - Penyebab penyakit sifilis atau raja singa,disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum yang mampu menular ke orang lain melalui luka kecil. Kemenkes mencatat pada tahun 2024 ada 23.347 orang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) melaporkan pada tahun 2024, kasus sifilis atau yang dikenal dengan raja singa di Indonesia tembus mencapai 23.347 orang. Angka tersebut mengalami peningkatan. 

Diketahui pada rentang tahun 2016-2023 penderita penyakit sifilis naik dari 16 ribu menjadi 21 ribu orang.  Setiap tahunnya, dari lima juta kehamilan yang terjadi, hanya sebesar 25 persen pada ibu hamil yang melakukan skrining Sifilis. Sedangkan dari 1,2 juta ibu hamil sebanyak 5.590 pada ibu hamil positif penyakit Sifilis.

Sayangnya banyak dari masyarakat Indonesia menganggap sifilis hanya disebabkan karena perilaku seksual yang bebas.

Baca juga: Kasus sifilis meningkat secara global, kecepatannya mengkhawatirkan

Faktanya penyebab sifilis ada beragam faktor dan berisiko terjadi pada siapa saja. Sifilis termasuk penyakit infeksi seksual menular (ISM) yang disebabkan oleh bakteri Trepenoma Pallidium.

Penyakit ini jika tidak ditangani segera maka bisa menjalar ke organ lain dan menular pada bayi yang dikandung. "Jika merasa dan pernah berisiko atau muncul gejala. Segera periksakan diri ke dokter atau faskes terdekat. Penanganan lebih dikit bisa mencegah komplikasi lebih serius," tulis Kemenkes dikutip Minggu (15/6/2025).

Banyak orang terkena sifilis tanpa gejala. Sifilis bukan hanya sekadar keputihan lalu luka biasa yang kemudian dibiarkan.

Sifilis bisa berdampak serius dimana bisa merusak otak, menyerang jantung, menghilangkan penglihatan, menular kepada bayi hingga pintu masuk ke HIV.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemenkes mengingatkan, jangan obati sendiri sifilis, segera datang ke fasyankes atau fasilitas pelayanan kesehatan.

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention gejala sifilis ada banyak. Mulai dari gatal, ruam, atau luka di area kelamin, demam, kelenjar getah bening yang membengkak, radang tenggorokan, sakit kepala, menurunnya berat badan, nyeri otot hingga rasa lelah.

Baca juga: Meningkatnya Kasus Sifilis, di Yogyakarta 89 Kasus per Maret 2023 di Bangka 36 Kasus

Berikut gejala umum sifilis pada tubuh yang harus diwaspadai:

1. Bercak Putih di Mulut
Sifilis biasanya melibatkan alat kelamin, tetapi munculnya bercak putih di mulut juga termasuk pertanda sifilis.

2. Rambut Rontok Tidak Merata
Kerontokan rambut yang tidak merata di kepala, janggut, dan alis.

3. Luka Kecil
Gejala sifilis biasanya dimulai dengan luka kecil (chancre) yang muncul di tempat bakteri masuk ke dalam tubuh.

Setelah terpapar bakteri biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu tiga sampai enam minggu setelah infeksi.

4. Ruam
Setelah chancre sembuh, gejala sifilis selanjutnya adalah ruam yang menyebar ke seluruh tubuh. Ruam biasanya tidak gatal, tetapi tampak seperti bintik-bintik kasar, merah, atau coklat kemerahan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas