Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Mengenal Angina Refraktor, Nyeri Dada Menahun yang Bisa Berujung Fatal

Kondisi ini kerap dialami oleh pasien dengan penyakit jantung koroner yang sudah menjalani berbagai tindakan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Mengenal Angina Refraktor, Nyeri Dada Menahun yang Bisa Berujung Fatal
Shutterstock
ILUSTRASI. 

Tanda yang Harus Diwaspadai

Gejala angina refraktor dapat bervariasi dari ringan hingga berat, bahkan hingga menimbulkan pingsan atau kematian mendadak. 

Yang paling khas adalah nyeri dada yang muncul saat beraktivitas fisik.

“Biasanya dadanya seperti ditimpa beban berat, atau seperti ditusuk, menjalar ke lengan kiri atau ke punggung. Bahkan bisa sampai ke ulu hati atau terasa tercekik,” tutur dr Ade. 

Nyeri dada jenis ini umumnya muncul saat pasien melakukan aktivitas yang sebelumnya tidak menimbulkan keluhan. 

Misalnya, seseorang yang biasa naik tangga dua lantai tanpa masalah tiba-tiba merasa sesak atau nyeri hanya setelah naik satu lantai.

Untuk mencegah kondisi ini, Dr. Adem menekankan pentingnya deteksi dini melalui medical check-up secara rutin. 

Rekomendasi Untuk Anda

Mengendalikan faktor risiko juga menjadi kunci utama dalam mencegah progresivitas penyakit jantung koroner menuju angina refraktor.

“Yang paling penting pencegahan menurut saya. Jadi medical check-up itu penting,” pungkasnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas