Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kenali Operasi Timpanoplasti, Penanganan Gendang Telinga yang Rusak hingga Robek

Prosedur ini tak hanya memulihkan fungsi pendengaran, tapi juga mencegah infeksi telinga berulang yang bisa mengganggu kualitas hidup.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kenali Operasi Timpanoplasti, Penanganan Gendang Telinga yang Rusak hingga Robek
Canva/Tribunnews
ILUSTRASI. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Operasi timpanoplasti menjadi solusi medis untuk memperbaiki gendang telinga yang rusak atau robek. 

Prosedur ini tak hanya memulihkan fungsi pendengaran, tapi juga mencegah infeksi telinga berulang yang bisa mengganggu kualitas hidup pasien.

Dokter spesialis telinga hidung tenggorok (THT) bedah kepala dan leher RS Pondok Indah dr. Ashadi Budi, Sp.T.H.T.B.K.L  di Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Dr Ashadi menjelaskan bahwa timpanoplasti secara sederhana adalah teknik menambal gendang telinga menggunakan jaringan cangkok dari tubuh pasien. 

Baca juga: Gendang Telinga: Fungsi, Masalah, dan Dampaknya pada Pendengaran

“Intinya timpanoplasti itu cara kita dokter THT untuk menutup gendang telinga. Jadi gendang telinga itu kita tambal,” ujarnya.

Sebelum tindakan dilakukan, pasien harus melalui serangkaian pemeriksaan, mulai dari konsultasi, pemeriksaan otoskopi, audiometri, CT scan, hingga cek laboratorium dan rontgen dada. 

Rekomendasi Untuk Anda

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi telinga dan menilai tingkat kerusakan.

Proses Operasi Timpanoplasti

Proses operasi diawali dengan pembersihan luka pada gendang telinga

Jaringan cangkok diambil lalu diselipkan untuk menutup lubang. 

Operasi bisa dilakukan melalui saluran telinga langsung (transkanal) atau sayatan di belakang telinga.

Teknik sayatan di belakang telinga umumnya dipilih jika dokter perlu membersihkan jaringan yang menyebabkan congek berulang atau kolesteatoma. 

Setelah semua jaringan penyakit dibersihkan, barulah dilakukan penambalan gendang telinga.

Pasien yang menjalani timpanoplasti akan merasakan telinganya disumpal sementara untuk menjaga cangkok agar tetap menempel. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas