Jangan Takut Periksa! Cara Cek Benjolan di Leher Sendiri Itu Mudah, Cuma Perlu Cermin
Banyak orang kaget saat menemukan benjolan di lehernya, dan langsung khawatir penyakit serius. Padahal jika rutin ciek bisa dideteksi. Caranya mudah.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka
Gejala hipertiroid seringkali menyerang penderita terutama pada bagian tubuh yang sering gemetaran, banyak mengeluarkan keringat, jantung berdebar-debar dan tubuh mengurus karena metabolisme yang meningkat tinggi. Gejala lain yang juga terlihat adalah bola mata yang membesar dan tampak menonjol keluar. Hipertiroid adalah penyakit akibat dari proses inflamasi yang menyerang kelenjar tiroid, dalam hal ini aktivitas tiroid lalu mengalami peningkatan. Banyak orang kaget saat menemukan benjolan di lehernya, dan langsung khawatir penyakit serius. Padahal jika rutin ciek bisa dideteksi. Caranya mudah.
Model : Handayani
Reporter : Dini
TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka
Sebaliknya, hipertiroid yang dibiarkan bisa membuat jantung bekerja terlalu keras, memicu gangguan irama jantung, bahkan gagal jantung.
Dalam kasus tertentu, pasien dengan gangguan tiroid yang parah dapat mengalami komplikasi hingga masuk ICU.
Banyak orang menghindari pemeriksaan karena takut hasilnya.
Padahal, deteksi dini memberi peluang penanganan lebih efektif, bahkan pada nodul ganas berukuran kecil.
“Message-nya sebenarnya jangan takut untuk di-evaluasi. Karena sebagian besar juga jinak sebenarnya. Kalau memang ada nodul, ya dievaluasi aja,” tegasnya.
Terakhir, ia menekankan bahwa kunci pencegahan komplikasi adalah kesadaran untuk memeriksakan diri segera setelah menemukan tanda-tanda mencurigakan di leher.
Berita Populer
Baca tanpa iklan