Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Waspadai Kanker Sarkoma pada Usia Muda, Ini Gejala Khasnya 

Sarkoma adalah kanker yang berasal dari jaringan mesenkim, lapisan dalam tubuh manusia berkembang menjadi jaringan ikat, otot, lemak, pembuluh darah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Waspadai Kanker Sarkoma pada Usia Muda, Ini Gejala Khasnya 
Tribunnews.com/Rina Ayu
KANKER SARKOMA - Dalam temu media di The Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2025), Senior Consultant Medical Oncology dari Parkway Cancer Centre, Dr. Richard Quek, memaparkan sejumlah gejala khas kanker sarkoma. 

Misalnya, Osteosarcoma: kanker tulang yang sering menyerang remaja, Ewing’s Sarcoma dan Rhabdomyosarcoma: kanker tulang dan jaringan lunak pada anak dan remaja.  

Bahkan STS juga bisa muncul pada usia muda, dengan sekitar 10–15 persen kasus bersifat genetik. 

Adapun pengobatan sarkoma bisa dilakukan dengan beberapa cara. 

1. Operasi: untuk mengangkat tumor secara menyeluruh; 

2. Kemoterapi: terutama efektif untuk osteosarcoma, Ewing’s dan rhabdomyosarcoma 

3. Radioterapi: untuk mengecilkan tumor sebelum atau setelah operasi 

4. Terapi Target: seperti imatinib untuk GIST, yang dapat memperpanjang usia harapan hidup pasien hingga lebih dari 5 tahun 

Rekomendasi Untuk Anda

5. Imunoterapi: sedang dikembangkan dan menunjukkan hasil menjanjikan pada subtipe tertentu.
Pengobatan disesuaikan dengan lokasi tumor, stadium penyakit, dan usia pasien. Bahkan pada stadium lanjut, pengangkatan metastasis di paru-paru dapat memberi peluang sembuh pada sebagian pasien. 

 “Sarkoma memang langka tapi bisa disembuhkan. Dengan diagnosis yang tepat dan penanganan oleh tim multidisipliner, peluang hidup pasien bisa jauh lebih baik,” ujar Dr Richard Quek. 

Kesadaran Harus Ditingkatkan 

Mengingat sifatnya yang bisa muncul di usia muda dan cenderung agresif, kesadaran terhadap sarkoma perlu ditingkatkan.  

Ia mengingatkan, agat tidak abai saat ada benjolan yang terus membesar, nyeri tulang yang tak kunjung sembuh, atau gejala tak biasa lainnya, terutama pada anak dan remaja. 

“Dengan kemajuan terapi sistemik dan teknologi diagnostik, makin banyak pasien sarkoma yang kini punya harapa hidup jauh lebih baik,” tuturnya. 

(Tribunnews.com)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas