Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

1 dari 7 Remaja di Dunia Alami Gangguan Mental, WHO Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Di balik semangat eksplorasi dan pertumbuhan, masa remaja juga menyimpan kerentanan yang sering luput dari perhatian: kesehatan mental.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in 1 dari 7 Remaja di Dunia Alami Gangguan Mental, WHO Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
CICIAI.COM
ILUSTRASI REMAJA DEPRESI. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Masa remaja sering disebut sebagai masa emas. 

Namun di balik semangat eksplorasi dan pertumbuhan, masa remaja juga menyimpan kerentanan yang sering luput dari perhatian: kesehatan mental.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengungkapkan, data global mencatat, satu dari tujuh anak berusia 10–19 tahun mengalami kondisi gangguan mental

Angka ini menyumbang 15 persen dari total beban penyakit pada kelompok usia tersebut. 

Baca juga: WHO: Satu Miliar Lebih Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Mulai Depresi Hingga Kecemasan

Depresi, kecemasan, dan gangguan perilaku menjadi penyebab utama penyakit dan kecacatan pada remaja.

Bahkan, bunuh diri kini tercatat sebagai penyebab kematian ketiga pada mereka yang berusia 15–29 tahun. 

Fakta ini menegaskan, kesehatan mental remaja bukanlah isu sampingan, melainkan urgensi yang tak bisa ditunda.

Masa Format dan Kerentanan

Rekomendasi Untuk Anda

Remaja tengah menjalani fase transisi yang unik—baik secara fisik, emosional, maupun sosial. 

Perubahan tubuh, tekanan teman sebaya, hingga paparan kemiskinan atau kekerasan membuat kelompok usia ini rawan mengalami guncangan mental.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan pentingnya perlindungan sejak dini. 

“Melindungi remaja dari kesulitan, mendorong pembelajaran sosio-emosional, dan memastikan akses ke layanan kesehatan mental sangat penting bagi kesejahteraan mereka,” tulis WHO dalam laporan resminya dilansir, Kamis (4/9/2025). 

Remaja dengan kondisi mental yang tidak tertangani sering kali menghadapi pengucilan sosial, diskriminasi, serta kesulitan dalam pendidikan. 

Lebih jauh, kondisi ini dapat membatasi kesempatan mereka menjalani kehidupan dewasa yang sehat dan memuaskan.

Beban yang Tak Terlihat

Gangguan emosional, seperti kecemasan dan depresi, umum ditemukan pada usia remaja

Diperkirakan 5,3 persen remaja usia 15–19 tahun mengalami gangguan kecemasan, sementara 3,4 persen di kelompok usia sama menderita depresi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas