Program Cek Kesehatan Gratis Jadi Upaya Perpanjang Angka Harapan Hidup Masyarakat
Wamenkes Dante Saksono menegaskan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memperpanjang angka harapan hidup masyarakat.
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS.COM — Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menekankan pentingnya Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat menjadi senjata memperpanjang angka harapan hidup masyarakat. Ia mengatakan dengan rutin melakukan CKG, masyarakat dapat mendeteksi penyakit-penyakit dan mencegah komplikasi yang diderita sejak dini.
“Dan teman-teman bisa lihat sekarang angka kunjungan di puskesmas naik, karena mereka sudah mulai sadar bahwa, oh saya kolesterolnya naik, saya tekanan darahnya naik, saya gula darahnya naik, mereka mulai banyak. Terus juga mulai hidup sehat,” ujar Dante dalam temu media di Kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta pada Jumat (17/10/2025).
Lebih lanjut, Dante mengatakan CKG penting dilakukan karena dapat membantu masyarakat terhindar dari risiko penyakit di masa depan. Ia mencontohkan, pada CKG, Framingham Score diadopsi untuk memprediksi besarnya risiko seseorang terkena serangan jantung.
“Kalau kita lihat di CKG, nanti kita sedang analisis datanya nih, ya. Kita sedang analisis datanya, salah satu di antaranya namanya Framingham Score. Framingham Score ini mendeteksi apakah 10 tahun yang akan datang, orang ini bakal kena serangan jantung apa enggak. Itu yang kita bisa deteksi dari sekarang. Dan yang Framingham Score-nya itu positif, kita bisa deteksi, ini orang bakal kena serangan jantung di 10 tahun yang akan datang,” pungkasnya.
Baca juga: Tantangan Program Cek Kesehatan Gratis Selama 8 Bulan Berjalan
“Jadi yang paling kita bisa lakukan adalah memprediksi kemungkinan terjadinya serangan dan penyakit yang akan jadi komplikasi di masa yang akan datang,” tambahnya.
Selain itu, Dante menyebut CKG dapat menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat, terutama untuk generasi produktif seperti milenial dan gen Z.
“Jadi kita selalu ingin menggerakkan masyarakat itu, apalagi teman-temannya yang masih generasi milenial nih, gen Z, gen Z. Kita mau bikin namanya Street Generation, generasi yang berkeringet,” ucapnya.
Dante juga ingin mendorong generasi yang suka berkeringat atau berolahraga aktif melakukan kegiatan fisik. Menurutnya, rutin berolahraga bisa berdampak positif pada kesehatan secara umum mulai dari berat badan hingga gula darah.
“Jangan takut dengan keringetan. Jangan terlalu takut dengan keringetan. Jadi dengan keringetan, berat badannya akan turun, kemudian tensinya akan turun, gula darahnya akan turun, dengan pola hidup sehat seperti itu, mulai diketahui risiko-risiko yang tadi dideteksi dengan pemeriksaan CKG,” ungkapnya.
Kementerian Kesehatan RI akan terus memperkuat layanan kesehatan di tingkat masyarakat dengan memperluas akses puskesmas dan pelayanan promotif-preventif. Program pemeriksaan kesehatan gratis ini juga telah menjangkau lebih dari 41 juta masyarakat, dengan dukungan lebih dari 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia.
Baca juga: Capaian Setahun Pemerintahan Prabowo di Bidang Kesehatan Menurut Menteri Kesehatan
Baca tanpa iklan