Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Fakta Ilmiah Influenza D yang Mulai Dipantau WHO, Akankah Jadi Wabah Baru?

Temuan virus Influenza D (IDV) di China kembali menjadi perhatian dunia.  Bakal jadi wabah baru kah? Ini kata ahli.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Fakta Ilmiah Influenza D yang Mulai Dipantau WHO, Akankah Jadi Wabah Baru?
freepik
Ilustrasi virus. Temuan virus Influenza D (IDV) di China kembali menjadi perhatian dunia.  Bakal jadi wabah baru kah? Ini kata ahli. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Temuan virus Influenza D (IDV) di China kembali menjadi perhatian dunia.
  • WHO hingga kini masih memantau IDV sebagai virus dengan prioritas riset, bukan sebagai ancaman darurat. 
  • Hingga saat ini tidak ada laporan resmi bahwa virus tersebut telah masuk ke Indonesia.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Temuan virus Influenza D (IDV) di China kembali menjadi perhatian dunia. 

Virus ini mampu melakukan replikasi di sel saluran napas manusia dan menular antar hewan melalui udara, membuat para ahli menaruh perhatian pada risiko potensinya. 

Baca juga: Influenza D Pada Hewan Ternak Jadi Sorotan Dunia, Pakar: Belum Ada Bukti Penularan Antar Manusia

Meski begitu, hingga saat ini tidak ada laporan resmi bahwa virus tersebut telah masuk ke Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh ahli kesehatan lingkungan dan peneliti Global Health Security, Dicky Budiman. 

Rekomendasi Untuk Anda

“Dari semua data yang bisa saya akses, baik publik maupun laporan resmi nasional dan internasional, belum ada laporan terverifikasi tentang isolasi IDV dari manusia di Indonesia. Namun, Kementerian Kesehatan dan pertanian perlu memeriksa hasil surveilans virologi veteriner terbaru,” kata Dicky pada Tribunnews, Senin (20/10/2025). 

 

WHO Belum Tetapkan Status Darurat

Menurut Dicky, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO hingga kini masih memantau IDV sebagai virus dengan prioritas riset, bukan sebagai ancaman darurat. 

Organisasi tersebut baru mengakui empat jenis influenza yaitu A, B, C, dan D, di mana fokus pengawasan dan vaksin masih diarahkan pada A dan B, karena keduanya telah terbukti menyebabkan penyakit serius pada manusia.

Baca juga: Polusi Udara dan Kasus Influenza Naik Warga Jakarta Masih Rajin Pakai Masker

“Untuk IDV, WHO belum mengeluarkan pernyataan darurat global ataupun rekomendasi vaksin. Artinya, belum ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan IDV bisa menjadi wabah besar pada manusia,” jelasnya.


*Surveilans dan Proteksi Pekerja Ternak Jadi Kunci*

Meski belum berbahaya bagi manusia, potensi penularan dari hewan tetap harus diantisipasi. 

Indonesia memiliki banyak wilayah peternakan aktif yang berisiko tinggi jika pengawasan lemah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas