Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Deteksi Dini Kanker Payudara Bisa di Rumah, Ini Cara Lengkapnya

Ada kabar baik, deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan dari rumah sendiri. Caranya cukup muah. Baca artikel ini.

zoom-in Deteksi Dini Kanker Payudara Bisa di Rumah, Ini Cara Lengkapnya
istimewa
SADARI (Periksa Payudara Sendiri).Ada kabar baik, deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan dari rumah sendiri. Caranya cukup muah. Baca artikel ini. 

Ringkasan Berita:
  • Deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan dari rumah sendiri.
  • Metode sederhana ini dikenal dengan istilah SADARI, singkatan dari Periksa Payudara Sendiri. 
  • Pemeriksaan ini bisa dilakukan sederhana, tanpa alat medis.

 


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kanker payudara masih menjadi momok bagi perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) menunjukkan, kanker payudara menempati posisi pertama sebagai kanker paling banyak menyerang perempuan Indonesia dan menjadi penyebab kematian tertinggi.

Baca juga: Awas Pria Konsumsi Obat Steroid Demi Bentuk Otot, Berisiko Alami Kanker Payudara

Namun, di balik angka yang mengkhawatirkan itu, ada kabar baik, deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan dari rumah sendiri.

Metode sederhana ini dikenal dengan istilah SADARI, singkatan dari Periksa Payudara Sendiri. 

Rekomendasi Untuk Anda

Pemeriksaan ini bisa dilakukan tanpa alat medis, hanya dengan kesadaran dan perhatian terhadap tubuh sendiri.

Deteksi Dini Tak Harus ke Rumah Sakit

Menurut dr. Feyona Heliani Subrata, Sp.B, Spesialis Bedah Umum dari Eka Hospital Depok, perempuan sebenarnya tidak perlu menunggu gejala berat untuk memeriksa kondisi payudaranya. 

Pemeriksaan mandiri bisa menjadi langkah awal yang menyelamatkan.

Baca juga: Cegah Kanker Payudara dengan SADARI dan USG Gratis, Perempuan Diajak Peduli Sejak Dini

“Nah ini yang bisa kita lakukan di rumah sendiri gimana caranya deteksi dini diri sendiri enggak harus ke dokter,” ujar dr. Feyona pada diskusi media di Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025). 

SADARI menjadi penting karena kanker payudara sering kali tidak menimbulkan keluhan pada tahap awal. 

Gejala baru terasa ketika sudah memasuki stadium lanjut. Padahal, peluang sembuh bisa mencapai 90 persen bila terdeteksi dini.


Waktu Terbaik Melakukan SADARI

Salah satu kesalahan umum yang sering terjadi adalah melakukan SADARI pada waktu yang kurang tepat. 

Menurut dr. Feyona, pemeriksaan sebaiknya dilakukan 7–10 hari setelah menstruasi berakhir.

“Kenapa harus dilakukannya 7–10 hari setelah height? Karena pada saat itu kelenjar payudara itu lagi bengkak-bengkaknya jadi kadang-kadang rancu. Ini benjolan yang normal, kelenjar susu normal atau tumor yang memang tumor,” jelasnya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas