Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Nonton Drakor sampai Ruangan Ber-AC, Gaya Hidup Modern Picu Mata Kering

setiap faktor di sekitar kita, mulai dari AC, kipas angin, hingga polusi kota, dapat memicu Dry Eye Disease atau DED.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji

Ringkasan Berita:
Kasus mata kering (Dry Eye Disease/DED) semakin meningkat akibat kebiasaan hidup modern seperti terlalu lama menatap layar ponsel atau komputer, paparan AC, polusi, dan kurangnya asupan air.
Dokter spesialis mata menjelaskan bahwa mata kering disebabkan oleh banyak faktor — dari menurunnya frekuensi berkedip, pengaruh hormonal.
Pencegahan dapat dilakukan dengan langkah sederhana, seperti sering berkedip saat menatap layar, memperbanyak minum air.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Nonton drama Korea berjam-jam sambil menatap layar ponsel mungkin terdengar menyenangkan. 

Tapi tanpa disadari, kebiasaan itu bisa membuat mata pelan-pelan kehilangan kelembapan alaminya.

Fenomena mata kering akibat gaya hidup modern kini kian umum terjadi.

Menurut Dokter Spesialis Mata dari JEC Eye Hospitals and Clinics hampir setiap faktor di sekitar kita, mulai dari AC, kipas angin, hingga polusi kota, dapat memicu Dry Eye Disease atau DED.

“Mata kering itu penyebabnya banyak banget, multifaktorial. Jadi kita nggak bisa obatin mata kering seperti flu, obatnya cuma satu, nggak bisa,” ungkap dr. Eka pada awak media di bilangan Jakarta, Minggu (9/11/2025). 

Baca juga: Dry Eye Bisa Merusak Kornea, Gangguan Mata yang Sering Diabaikan tapi Berbahaya

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menjelaskan, mata memiliki lapisan air mata yang terdiri dari lipid, air, dan musin. Ketiganya bekerja menjaga kelembapan dan kejernihan kornea.

Sayangnya, berbagai kebiasaan modern membuat keseimbangan itu mudah terganggu.

Menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama menurunkan frekuensi berkedip hingga setengahnya. 

“Kalau kita fokus banget, mata jarang berkedip, akhirnya permukaannya cepat kering,” katanya.

Bukan hanya itu. Polusi udara, sinar matahari langsung, hingga udara dingin dari pendingin ruangan bisa mempercepat penguapan air mata.

Kebiasaan merokok dan kurang minum air juga memperparah kondisi tersebut. 

“Rokok itu asapnya bisa bikin mata kering, kemudian diet rendah omega-3 juga bisa bikin mata kering,” jelas dr. Eka.

Ia menyebut, kelompok wanita lebih rentan terkena mata kering karena pengaruh hormonal. 

Risiko juga meningkat seiring usia di atas 40 tahun. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas