Varises Bukan Sekadar Masalah Penampilan, Risikonya Berkaitan dengan Penyakit Jantung?
Selama ini, banyak orang menganggap varises hanya masalah penampilan.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Anita K Wardhani
Sementara itu, dr. Nana Novia Jayadi, Sp.DVE, menambahkan, penanganan varises membutuhkan pendekatan lintas disiplin.
“Memang ada sisi kosmetik, tapi aspek medisnya sangat penting. Penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup pasien,” kata dr. Nana.
Ia menambahkan buku Phlebology: Diagnosis dan Terapi Varises yang diluncurkan pada acara tersebut bertujuan menjadi referensi lengkap bagi tenaga medis.
Buku ini membahas Anatomi dan fisiologi pembuluh vena, standar diagnosis modern menggunakan ultrasonografi, beragam terapi varises tanpa operasi, seperti terapi kompresi, skleroterapi, ablasi endovena, dan teknologi mutakhir Cryolaser Therapy.
“Melalui buku dan edukasi ini, kami berharap kesadaran pemerintah dan tenaga medis meningkat, sehingga penanganan kasus varises di Indonesia bisa lebih optimal, sistematis, dan terintegrasi dengan layanan kesehatan kardiovaskular,” ujar dr. Nana.
“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang varises sebagai penyakit serius, pasien tidak lagi menunda penanganan hanya karena terlihat kosmetik. Ini langkah penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Vito.
Baca tanpa iklan