Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

BCF Presentasikan Pentingnya Peran Pemuda dalam Mobilisasi Kesehatan

Forum ini bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat di negara berpenghasilan rendah dan menengah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in BCF Presentasikan Pentingnya Peran Pemuda dalam Mobilisasi Kesehatan
Tribunnews.com/HO/ist
CEO Bakrie Center Foundation (BCF) Jimmy Gani saat presentasi di The Union World Conference on Lung Health 2025 di Copenhagen, Denmark, Kamis (20/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Indonesia memiliki 65 juta penduduk berusia 16 hingga 30 tahun yang bisa dimobilisir terkait masalah kesehatan
  • Pentingnya sinergitas dan koordinasi antar stakeholder untuk mengeliminasi TBC di Indonesia yang ditargetkan pada tahun 2030
  • Dari tahun 2023 hingga 2024, terdapat 737 mahasiswa dari 13 provinsi di Indonesia yang telah menjadi TB Rangers.

TRIBUNNEWS.COM, COPENHAGEN-  Anak muda dinilai perlu dilibatkan dalam mendorong kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan khususnya penyakit tuberkulosis (TBC).

Indonesia memiliki total 65 juta penduduk berusia 16 hingga 30 tahun. Ini merupakan keuntungan demografis untuk mobilisasi kesehatan masyarakat tapi belum dimaksimalkan.

Keterangan tersebut disampaikan CEO Bakrie Center Foundation (BCF) Jimmy Gani saat presentasi di The Union World Conference on Lung Health 2025 di Copenhagen, Denmark, Kamis (20/11/2025).

BCF bersama beberapa organisasi lainnya seperti PR Konsorsium, Stop TB Partnership Indonesia (STPI), dan Yayasan Rekat mewakili Indonesia dalam forum tersebut. The Union World Conference on Lung Health merupakan organisasi global nirlaba yang berfokus pada kesehatan paru-paru (pernafasan) termasuk Tuberkulosis. 

Forum ini bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat di negara berpenghasilan rendah dan menengah, untuk mengurangi dampak penyakit yang menyerang kesehatan paru-paru.

Baca juga: Alat Tes Covid-19 Kini Diadaptasi untuk Deteksi TBC

Pada kesempatan tersebut, Jimmy Gani mempresentasikan abstrak yang sebelumnya didaftarkan dan lolos dalam seleksi yang cukup ketat.  BCF bersaing dengan lebih dari 2.600 abstrak yang dikirimkan berbagai organisasi nirlaba bidang kesehatan dari seluruh dunia. 

Rekomendasi Untuk Anda

Abstrak yang berjudul Campus Leaders Program : Fostering Youth Participation in TB Elimination and SDGs Implementation in Indonesia through a Collaborative Hexa-Helix Stakeholder Engagement Model memaparkan tentang upaya BCF bersama para pemuda melalui Campus Leaders Program (CLP) untuk mendorong tercapainya eliminasi TBC di Indonesia.

Dalam paparannya, Jimmy Gani menekankan pentingnya sinergitas dan koordinasi antar stakeholder untuk mengeliminasi TBC di Indonesia yang ditargetkan pada tahun 2030.

“Kontribusi utama para mahasiswa adalah mereka menyelenggarakan sesi edukasi kesehatan dan advokasi tentang tuberkulosis. Mereka juga berpartisipasi aktif dalam skrining TB, yang sangat penting. Selain itu, para mahasiswa merancang dan memfasilitasi program pemberdayaan bagi para penyintas TBC,” jelas Jimmy dalam paparannya.

Campus Leaders Program adalah salah satu program BCF yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk magang di lembaga-lembaga mitra sosial BCF yang memiliki program dalam bidang kesehatan (khususnya untuk penanganan TBC) dan pendidikan. 

Sejak tahun 2023, Campus Leaders Program menaruh perhatian khusus terhadap isu tuberkulosis, mengingat Indonesia masih menjadi negara kedua di dunia dengan kasus TBC terbanyak. 

Dengan jumlah kematian sebanyak 125.000 orang setiap tahunnya, BCF menyimpulkan ada 5 hal yang menyebabkan Indonesia sulit keluar dari lingkaran TBC.

“Menurut kami ada beberapa akar masalah yaitu keterlambatan dan ketidaklengkapan dalam deteksi kasus, stigma yang berkaitan dengan kurangnya edukasi dan kesadaran, kurangnya koordinasi multisektor, dan minimnya keterlibatan pemuda dalam mendorong kesadaran dan pengetahuan masyarakat soal TBC,” tegas Jimmy.

Dengan semangat building leaders, program CLP mengupayakan lahirnya bibit-bibit pemimpin muda baik pada mahasiswa magang sebagai peserta maupun lembaga mitra (komunitas peduli TBC) sebagai fasilitator magang agar mampu melaksanakan program-program inovatif untuk mencegah dan mengendalikan TBC. 

Dari tahun 2023 hingga 2024, terdapat 737 mahasiswa dari 13 provinsi di Indonesia yang telah menjadi TB Rangers.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas