Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Hati-Hati, RSV Bisa Picu Gagal Jantung hingga Serangan Jantung pada Lansia

Di tengah meningkatnya kasus penyakit saluran napas, Respiratory Syncytial Virus (RSV) kembali menjadi sorotan dunia medis. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Hati-Hati, RSV Bisa Picu Gagal Jantung hingga Serangan Jantung pada Lansia
dok. Nakita/Ipoel
ILUSTRASI SESAK NAPAS - BAGI jutaan orang, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki atau naik tangga bisa menjadi perjuangan berat akibat sesak napas yang membatasi ruang gerak mereka. Di tengah meningkatnya kasus penyakit saluran napas, Respiratory Syncytial Virus (RSV) kembali menjadi sorotan dunia medis.  

RSV sulit dideteksi di Indonesia karena pemeriksaan tidak dilakukan secara rutin. Banyak pasien lansia dengan keluhan batuk pilek akhirnya tidak diperiksa virus penyebabnya, sehingga risiko terlewat.

Contoh dari Singapura menunjukkan bahwa dari pasien yang batuk pilek dan negatif influenza, sekitar 5 persen ternyata RSV. Angka ini diprediksi lebih tinggi di Indonesia.

Artinya, banyak lansia yang sebenarnya mengalami RSV tetapi tidak pernah tercatat.

*Siapa Saja Lansia yang Berisiko Berat?*

Selain faktor usia, risiko meningkat pada lansia dengan:

  • Penyakit paru kronis
  • Penyakit jantung
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan imun
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Riwayat stroke


Dari semua kelompok komorbid, pasien gagal ginjal adalah yang paling tinggi risikonya—yakni 6,5 kali lipat mengalami infeksi RSV berat.


*Menghadapi Masa Depan: Pencegahan Jadi Langkah Penting*

Rekomendasi Untuk Anda

Dr. Robert menekankan bahwa memahami RSV pada lansia bukan hanya tentang menghindari infeksi, tetapi memikirkan kesejahteraan jangka panjang.

Pemantauan harus dilakukan bahkan setelah pasien dinyatakan sembuh. Termasuk:

  • Evaluasi fungsi jantung
  • Pemantauan paru
  • Nutrisi dan hidrasi
  • Aktivitas fisik bertahap
  • Pencegahan kekambuhan infeksi


Ia mengingatkan bahwa RSV harus dilihat sebagai ancaman serius bagi lansia, bukan karena mematikan saja, tetapi karena dampak panjang yang dapat menurunkan kualitas hidup.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas