Anak Sering Sakit Perut saat Liburan? Ini Tips Sederhana agar Pencernaan Tetap Nyaman
Saat liburan, Anak jadi lebih sering mengeluh sakit perut, sembelit, refluks, hingga semakin pilih-pilih makanan.
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Banyak orang tua mulai menyadari satu masalah yang berulang setiap liburan yaitu sakit perut.
- Anak jadi lebih sering mengeluh sakit perut, sembelit, refluks, hingga semakin pilih-pilih makanan.
- Ini trik sederhana agar pencernaan nyaman selama liburan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Liburan Desember identik dengan kebahagiaan keluarga, perjalanan, pesta, dan perubahan rutinitas harian.
Namun di balik euforia tersebut, banyak orang tua mulai menyadari satu masalah yang berulang setiap tahun.
Baca juga: Mpok Atiek Dilarikan ke IGD karena Batuk dan Sakit Perut, sang Anak: Mungkin Mama Kecapekan
Anak jadi lebih sering mengeluh sakit perut, sembelit, refluks, hingga semakin pilih-pilih makanan.
Perubahan jam makan, pola tidur yang berantakan, konsumsi makanan liburan yang tinggi gula dan garam, serta kurang minum air menjadi pemicu utama.
Menyadari kondisi ini, ahli diet kedokteran kuliner di Rady Children’s Hospital Orange County, Kristin Feiler, membagikan panduan nutrisi praktis agar anak tetap nyaman, ternutrisi, dan tidak rewel sepanjang musim liburan.
Rutinitas Makan Jadi Kunci Utama Pencernaan Anak
Liburan sering membuat jadwal makan anak menjadi kacau. Sarapan terlewat, makan siang terlambat, atau camilan berlebihan menjelang malam.
Padahal, sistem pencernaan anak sangat bergantung pada pola yang konsisten.
Baca juga: Pola Makan Modern Tak Selalu Sehat, Berikut Cara Jaga Saluran Pencernaan
“Makan teratur setiap tiga hingga empat jam mendukung energi yang stabil, pola buang air besar yang teratur, dan pencernaan yang nyaman," ungkap Kristin Feiler dikutip, Senin (29/12/2025).
Bagi anak dengan pencernaan sensitif, struktur makan yang lembut dan dapat diprediksi membantu mencegah lonjakan rasa lapar yang berujung pada makan berlebihan atau nyeri perut.
Piring Seimbang, Bukan Sekadar Kenyang
Masalah pencernaan saat liburan kerap muncul karena anak mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sederhana tanpa keseimbangan protein dan serat.
Padahal, komposisi makanan berperan besar dalam menjaga kenyamanan saluran cerna.
Pada setiap waktu makan, orang tua disarankan menyusun piring anak dengan kombinasi protein, karbohidrat kaya serat, serta buah atau sayuran.
Pola ini membantu memperlambat proses pencernaan, menstabilkan gula darah, dan membuat anak merasa kenyang lebih lama tanpa rasa tidak nyaman.
Serat Lunak, Sahabat Usus Anak di Musim Liburan
Serat menjadi elemen penting yang sering terabaikan saat liburan. Kristin Feiler merekomendasikan serat larut yang lebih mudah ditoleransi anak, terutama bagi mereka yang sulit makan sayuran mentah.