Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Waspada Luka Diabetes, Kesalahan Perawatan Ini Picu Infeksi hingga Amputasi

Luka diabetes sering dianggap sepele. Salah perawatan bisa berujung infeksi berat hingga amputasi. Ini do dan don’t yang wajib diketahui

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Waspada Luka Diabetes, Kesalahan Perawatan Ini Picu Infeksi hingga Amputasi
khaberni/tangkap layar
PENDERITA DIABETES - Luka kecil di kaki sering dianggap sepele oleh penderita diabetes. Padahal, kesalahan perawatan bisa membuat luka memburuk, terinfeksi, hingga berisiko amputasi 

Ringkasan Berita:
  • Luka diabetes tidak boleh dirawat sembarangan karena berisiko infeksi berat hingga amputasi.
  • Dokter menjelaskan luka diabetes sulit sembuh akibat gula darah tinggi, gangguan saraf, dan sirkulasi darah yang buruk, sehingga perlu perawatan tepat dan aman. 
  • Memahami do dan don’t perawatan luka diabetes penting untuk mencegah komplikasi serius dan menjaga kualitas hidup pasien.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Luka kecil di kaki sering dianggap sepele oleh penderita diabetes.

Padahal, kesalahan perawatan bisa membuat luka memburuk, terinfeksi, hingga berisiko amputasi.

Spesialis Bedah Vaskular Eka Hospital Depok, dr. Tom Christy Adriani, Sp.B, Subsp. BVE(K), menjelaskan luka diabetes atau diabetic foot ulcer merupakan komplikasi serius akibat gula darah tak terkontrol, gangguan saraf, dan aliran darah yang buruk.

“Kondisi ini sering tidak disadari karena penderita tidak merasakan nyeri. Jika salah penanganan, luka bisa berkembang cepat dan berbahaya,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Gula darah tinggi menghambat regenerasi jaringan dan menurunkan daya tahan tubuh. 

Neuropati membuat luka kecil tidak terasa, sementara gangguan sirkulasi dan infeksi memperparah kondisi luka.

Baca juga: Penderita Diabetes di Indonesia Tinggi, Studi Terbaru Ungkap Manfaat Penggunaan Insulin IDegAsp

DO: Perawatan yang Harus Dilakukan
Rekomendasi Untuk Anda

Penderita diabetes wajib mengontrol gula darah dengan obat, pola makan sehat, dan aktivitas fisik teratur.

Luka harus dibersihkan rutin menggunakan cairan steril agar bebas kotoran dan bakteri.

Jika disarankan dokter, debridement perlu dilakukan untuk mengangkat jaringan mati.

Perawatan modern seperti balutan khusus, NPWT, atau terapi oksigen hiperbarik juga bisa digunakan sesuai kondisi.

Tekanan pada area luka, terutama telapak kaki, harus dikurangi dengan alas kaki khusus.

DON’T: Kesalahan yang Harus Dihindari

Jangan mengabaikan luka sekecil apa pun meski tidak nyeri. Hindari membersihkan luka dengan bahan non-steril dan jangan menggunakan antibiotik tanpa resep dokter.

Segera periksa ke tenaga medis jika muncul tanda infeksi seperti kemerahan, bau tidak sedap, nyeri, atau cairan berlebih.

Pemeriksaan kaki setiap hari, menjaga kebersihan, memakai alas kaki yang nyaman, serta konsultasi cepat saat ada luka menjadi kunci pencegahan.

“Penanganan luka diabetes harus menyeluruh dan aman agar risiko infeksi berat dan amputasi bisa ditekan,” tutup dr. Tom.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas