Waspadai Dengue dan Leptospirosis, Mudah Menyebar di Puncak Musim Hujan
Penyakit tertentu seperti dengue dan leptospirosis lebih mudah menyebar di musim hujan dengan curah hujan tinggi yang memicu genangan di mana-mana.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Choirul Arifin
Air harus direbus hingga aman dikonsumsi, makanan disimpan tertutup, serta kebiasaan cuci tangan perlu diperkuat selama musim hujan.
Jangan Abaikan Luka Kecil Saat Banjir
Leptospirosis juga menjadi salah satu penyakit yang sering luput diwaspadai. Ini adalah penyakit menular (zoonosis) yang disebabkan oleh infeksi bakteri berbentuk spiral dari genus Leptospira.
Penyakit ini bisa menular dari hewan seperti tikus, anjing, sapi ke manusia melalui kontak dengan urin, darah, atau jaringan hewan terinfeksi.
Seringkali penularan bisa melalui air atau tanah yang tercemar, terutama saat banjir. Penyakit ini bisa berakibat fatal jika tidak diobati.
Baca juga: Kenali 4 Mitos dan Fakta Seputar Demam Berdarah Dengue
Kontak langsung dengan air banjir, terutama jika terdapat luka kecil di kulit, bisa berisiko menjadi pintu masuk bakteri ke dalam tubuh. Penggunaan sepatu bot dan sarung tangan saat membersihkan rumah atau melintasi genangan air sangat disarankan.
Jika muncul gejala seperti demam, nyeri otot, betis terasa sakit, mata kemerahan atau menguning, pemeriksaan medis harus segera dilakukan.
Kelompok Rentan
Balita, lansia, ibu hamil serta penderita penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gagal jantung menjadi kelompok yang paling rentan terdampak saat musim hujan.
Curah hujan tinggi sering membuat akses ke layanan kesehatan terhambat, sementara kebutuhan pengobatan justru tidak boleh terputus.
Kesiapan obat esensial untuk kebutuhan dua hingga empat minggu menjadi langkah penting agar kondisi kesehatan tetap terjaga ketika hujan lebat atau banjir membatasi mobilitas.
Tak hanya penyakit fisik, musim hujan berkepanjangan juga membawa dampak psikososial. Hunian yang lembap, padat, dan rawan banjir dapat memicu kecemasan, gangguan tidur, hingga stres berkepanjangan di dalam keluarga.
Baca juga: Leptospirosis Ancam Pengungsi Pasca Banjir: Kenali Gejala dan Jangan Sampai Terlambat Berobat
Dalam konteks ini, kewaspadaan terhadap kesehatan mental dan rasa aman di lingkungan rumah menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
Secara epidemiologis, Dicky mencatat bahwa dalam beberapa tahun terakhir lonjakan penyakit saat musim hujan paling konsisten terjadi pada dengue.
Meski sempat mengalami fluktuasi, risikonya dinilai tetap tinggi dan cenderung berulang setiap tahun, seiring dengan tantangan kesehatan lingkungan dan infrastruktur.
“Dengue ini akan selalu tinggi secara absolut dan sangat musiman khususnya dikaitkan dengan pas ke hujan tinggi atau musim penghujan," ujarnya.
Baca tanpa iklan