Perusahaan Jamu ini Dorong Semangat Berkontribusi lewat Operasi Gratis Bibir Sumbing untuk 50 Anak
Tahun Baru diawali dengan langkah positif, dengan gelaran bakti sosial operasi sumbing bibir di Rumah Sakit Hermina Bogor.
TRIBUNNEWS.COM - Tahun baru bukan hanya menjadi kesempatan untuk membuka lembaran baru, namun juga melanjutkan langkah-langkah positif. Tak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, langkah tersebut juga bisa menginspirasi dan bahkan membawa kebaikan bagi sesama.
Semangat untuk menebarkan manfaat tersebut juga terus diusung oleh PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) di tahun 2026. Mengawali tahun baru ini, Sido Muncul melalui produk unggulannya, KukuBima, kembali menggandeng Smile Train Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan bakti sosial operasi sumbing bibir dan langit-langit gratis untuk 50 pasien tidak mampu di Rumah Sakit Hermina Bogor, pada Rabu (14/1/2025).
Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyerahkan bantuan senilai Rp325 juta kepada Country Manager and Program Director Indonesia, Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, dengan disaksikan oleh Direktur RS Hermina Bogor, dr. Muyi Ayoe Hapsari, SH, MM, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, M.A.R.S.
Bantuan operasi sumbing bibir gratis telah dilakukan Sido Muncul sejak tahun 2018, dimulai dari wilayah Kupang, NTT. Sejak tahun 2022, Sido Muncul pun menggandeng Smile Train Indonesia.
Total pasien yang telah dibantu Sido Muncul untuk operasi sumbing bibir hingga saat ini mencapai 754 pasien. Berlanjutnya program Sido Muncul ini memiliki satu tujuan, yaitu mengembalikan senyum anak-anak demi masa depan yang lebih baik.
Berbagi untuk Memotivasi
Pada kesempatan ini, Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, menceritakan pengalamannya menghadapi berbagai macam penyakit. Menurutnya, pengalaman memang diperlukan dalam hidup. Pengalaman hidup jugalah yang menginspirasi Irwan untuk terus berkontribusi dan bahkan memotivasi sesama.
“Semua yang saya lakukan menjadi berkat, Sido Muncul menjadi berkat bagi banyak orang itu karena pengalaman hidup. Saya melakukan pekerjaan saya yang memberi kontribusi dan dengan cara itu, Sido Muncul sukses,” ucapnya.
Irwan pun mengajak banyak pihak untuk turut berkontribusi positif. Menurutnya, cara Sido Muncul beriklan–seperti dengan iklan layanan masyarakat dan iklan pariwisata, serta melaksanakan kegiatan operasi bibir sumbing gratis, juga menjadi cara untuk menyebarkan semangat berkontribusi.
Selain operasi sumbing bibir, Sido Muncul pun secara rutin melaksanakan program operasi katarak dan penanganan stunting. Dengan menyebarluaskan kontribusinya, Sido Muncul berharap akan ada banyak perusahaan lain yang termotivasi untuk turut menebarkan kebaikan.
“Lakukanlah promosi seperti yang saya lakukan. Jika itu dilakukan oleh semua orang, itu akan sangat membantu. Jika semuanya mempublikasikan kontribusinya, semua orang akan tahu kekuatan dari perbuatan baik seperti ini,” ucapnya kepada awak media.
Ia pun sangat memahami rasanya menjadi orang tua dengan anak penderita bibir sumbing, maka bantuan ini tujuannya adalah untuk meringankan beban para orang tua.
“Kami bisa merasakan bahwa anak-anak yang menderita bibir sumbing kesulitan untuk makan, berbicara dan kurang percaya diri terhadap penampilannya. Maka dari itu, hari ini kami kembali memberikan bantuan operasi sumbing bibir gratis bagi 50 penderita yang ada di wilayah Bogor,” ujar Irwan Hidayat.
Target Zero Bibir Sumbing untuk Kota Bogor
Direktur RS Hermina Bogor, dr. Muyi Ayoe Hapsari, SH, MM mengapresiasi langkah konsisten Sido Muncul.
“Apresiasi, apresiasi, dan apresiasi kepada Pak Irwan. Kita sudah bekerja sama sejak tahun 2017 dan kita berupaya untuk meraih pasien bibir sumbing sebanyak-banyaknya,” kata dr. Muyi.
Dr Muyi juga menambahkan bahwa kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk membawa para pasien ke rumah sakit. Karena kondisi bibir sumbing bukanlah hambatan yang tidak bisa diobati.
Hal senada juga disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang berterima kasih kepada Sido Muncul yang senantiasa berkontribusi bagi kesehatan masyarakat, termasuk anak-anak penderita bibir sumbing.
“Semoga kebaikan Pak Irwan dibalas dengan sebaik-baiknya. Terima kasih juga untuk para dokter. Ini adalah kolaborasi yang bagus dengan kontribusi dari pihak industri serta pihak medis yang sudah memberikan fasilitas,” ucapnya.
Dedie juga menegaskan harapannya agar Kota Bogor dapat mewujudkan target Zero Bibir Sumbing, mengingat kasus bibir sumbing masih dialami oleh 0.2 persen anak di wilayah tersebut.
“Untuk mewujudkan zero bibir sumbing di Kota Bogor ini, Pemkot Bogor tidak bisa bergerak sendirian. Ini kesempatan kita untuk menyelesaikan masalah bibir sumbing di Kota Bogor,” ucapnya.
Baca juga: Perusahaan Jamu Ini Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra
Lewat kolaborasi yang berkelanjutan ini, terdapat hampir 600 orang penyintas yang telah mendapatkan bantuan operasi bibir sumbing gratis.
“Setiap tahun, terdapat 7.000 anak lahir dengan kondisi bibir sumbing dan langit-langit. Karena itu jadi tugas kita bersama untuk meningkatkan kesadaran mengenai hal ini, dan terdapat program yang membantu memberikan operasi tanpa biaya,” ucap Program Director Indonesia, Smile Train Indonesia, Deasy Larasati.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan Aini (30), ibu dari salah satu penerima bantuan operasi, atas bantuan yang telah diberikan Sido Muncul, Smile Train Indonesia, dan RS Hermina Bogor.
“Dulu saya sempat merasa down karena anak saya memiliki kekurangan. Saya lalu mendapatkan informasi operasi gratis ini lewat media sosial. Program Sido Muncul ini sangat bagus untuk menggapai banyak orang, terutama anak-anak yang memiliki kekurangan agar bisa tersenyum kembali,” tuturnya.
Baca juga: Perusahaan Jamu Donasikan Rp500 Juta untuk Pengungsi Luar Negeri Lewat JRS Indonesia
Penulis: Anniza Kemala | Editor: Vincentius
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.