Rumah Sakit BUMN dan Kemenkes Kerja Sama Kembangkan Layanan Spesialistik Nasional
pengembangan Center of Excellence difokuskan pada lima bidang layanan utama, yakni kardiologi, onkologi, neurologi, gastroenterologi, dan ortopedi.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- IHC BUMN bersama lima rumah sakit rujukan nasional menjalin kerja sama pembentukan Center of Excellence (CoE) untuk memperkuat layanan kesehatan spesialistik dan sistem rujukan nasional.
- Pengembangan CoE difokuskan pada lima layanan prioritas—kardiologi, onkologi, neurologi, gastroenterologi, dan ortopedi.
- Kolaborasi ini menekankan integrasi layanan dan penguatan SDM kesehatan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Holding Rumah Sakit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia Healthcare Corporation (IHC) bersama lima rumah sakit rujukan nasional di bawah Kementerian Kesehatan RI menjalin kerja sama dalam pengembangan layanan spesialistik melalui pembentukan Center of Excellence (CoE).
Kolaborasi ini bertujuan mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan nasional, khususnya pada layanan rujukan dan spesialistik.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Selasa (27/1/2026).
Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi Transformasi Sistem Kesehatan Nasional dan sejalan dengan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI 2025–2029 yang menekankan penguatan layanan rujukan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, serta optimalisasi sumber daya kesehatan.
Melalui pengembangan Center of Excellence, kerjasama ini fokus pada penguatan jejaring layanan spesialistik yang mencakup aspek promotif, diagnostik, terapeutik, hingga rehabilitatif.
Pendekatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesinambungan layanan pasien serta memperkuat kapasitas layanan kesehatan di tingkat nasional.
Lima rumah sakit rujukan nasional Kementerian Kesehatan yang terlibat adalah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (layanan jantung dan pembuluh darah), RS Kanker Dharmais (onkologi), RS Pusat Otak Nasional (otak dan saraf), RSUP Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (digestif), serta RSUP Fatmawati (ortopedi).
Kelimanya merupakan layanan spesialistik yang memiliki peran penting dalam penanganan penyakit prioritas di Indonesia.
Direktur Utama IHC, dr. Lukman Ma’ruf, menyampaikan, pengembangan Center of Excellence difokuskan pada lima bidang layanan utama, yakni kardiologi, onkologi, neurologi, gastroenterologi, dan ortopedi.
"Kolaborasi ini memperkuat integrasi layanan spesialistik dan mendukung pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan di dalam negeri," kata dia di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Medis IHC, dr. Harmeni Wijaya, menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia kesehatan dalam pengembangan layanan unggulan.
Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan, program clinical fellowship, serta pertukaran pengetahuan antar rumah sakit guna menjaga dan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan.
Ke depan, pengembangan jejaring ini diharapkan dapat mendukung pemerataan akses layanan spesialistik, meningkatkan efektivitas sistem rujukan, serta berkontribusi pada penguatan sistem kesehatan nasional.
Baca juga: Jadi Ajang Pertemuan Asosiasi Kedokteran, Menkes Budi Gunadi Sambut Baik Gelaran IHC di Bali
Kolaborasi antar rumah sakit ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Baca tanpa iklan