Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Jelaskan Cara Jaga Ginjal Tetap Sehat Selama Puasa
Bagi kesehatan ginjal, Ramadan justru menjadi momen yang perlu dikelola dengan bijak, terutama soal asupan cairan dan gula.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan mengonsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang dapat berdampak pada ginjal. Prosesnya memang tidak instan, tetapi perlahan
- Kebiasaan sederhana seperti mengontrol gula dan cukup minum bisa menjadi kunci menjaga fungsi ginjal tetap optimal selama berpuasa
- Puasa bisa menjadi momen memperbaiki pola hidup, bukan justru ajang balas dendam makanan manis saat berbuka
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjalani puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus.
Bagi kesehatan ginjal, Ramadan justru menjadi momen yang perlu dikelola dengan bijak, terutama soal asupan cairan dan gula.
Menurut Dokter Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi, Dina Nilasari, Ph.D, Sp.PD, KGH, kebiasaan sederhana seperti mengontrol gula dan cukup minum bisa menjadi kunci menjaga fungsi ginjal tetap optimal selama berpuasa.
Kelebihan Gula Bisa Berujung Kerusakan Ginjal
Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan mengonsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang dapat berdampak pada ginjal. Prosesnya memang tidak instan, tetapi perlahan.
“Kalau kita mengkonsumsi terlalu banyak gula, gula yang tidak sesuai dengan kebutuhan harian, itu akan menyebabkan gangguan di kemudian hari. Diabetes, kemudian mengalami kerusakan ginjal,"ungkapnya ditemui usai acara edukasi Edukasi Media: Kenali Penyakit Langka dan Jenisnya yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dengan AstraZeneca Indonesia, Jumat (27/2/2026).
Artinya, ginjal tidak langsung rusak setelah sekali minum manis.
Baca juga: Puasa 12 Jam, Tapi Tubuh Tetap Kuat: Dokter Ginjal Bongkar Cara Tubuh Bertahan
Namun jika kelebihan gula terjadi setiap hari dan terus-menerus, risiko diabetes meningkat, dan komplikasinya bisa menyerang ginjal.
Batas konsumsi gula harian yang dianjurkan adalah 50 gram per hari.
Jumlah ini setara sekitar lima sendok makan dan merujuk pada rekomendasi dari World Health Organization (WHO).
Selama puasa, godaan makanan manis saat berbuka sering kali sulit dihindari.
Kurma dua sampai tiga butir masih tergolong aman.
Namun jika ditambah kue-kue manis, minuman sirup, hingga camilan tepung dan gorengan dalam jumlah berlebihan, total gula bisa melampaui batas tanpa disadari.
Cukup Minum Saat Sahur dan Berbuka
Selain gula, kecukupan cairan menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan ginjal saat puasa.
Untuk menjaga kesehatan ginjal selama bulan puasa, dr. Dina menekankan pentingnya minum yang cukup saat sahur dan berbuka. Air putih tetap menjadi pilihan utama.