Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Sekali Kena Campak, Benarkah Tidak Terinfeksi Lagi?

Ada anggapan bahwa, seseorang yang pernah terkena campak saat kecil tidak akan terkena lagi saat dewasa.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sekali Kena Campak, Benarkah Tidak Terinfeksi Lagi?
Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini
CAMPAK - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan penyakit tropik dan infeksi, Dr. dr. Adityo Susilo dan Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI Dr dr Sukamto Koesnoe di Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026) memberikan penjelasan terkait anggapan fakta atau mitos bahwa, seseorang yang pernah terkena campak saat kecil tidak akan terkena lagi saat dewasa. 

Kondisi ini biasanya terjadi pada usia lanjut, ketika sistem imun mengalami proses penuaan (immunosenescence).

Dalam situasi tertentu, respons imun seseorang bisa melemah, sehingga secara teori tetap ada kemungkinan terpapar kembali, meskipun relatif kecil.

“Tubuh manusia itu dinamis. Ada kemungkinan kecil kekebalan itu menurun,” kata dr. Adityo.

Karena itu pernyataan 'sekali kena campak bisa kebal selamanya' tidak bisa berlaku mutlak untuk semua orang. 


Vaksin Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kebutuhan 

VAKSIN CAMPAK (MR). Seorang dokter yang ditemui di sebuah klinik di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026) sedang bersiap memberikan imunisasi campak pada seorang bayi berusia 18 bulan.
VAKSIN CAMPAK (MR). Seorang dokter yang ditemui di sebuah klinik di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026) sedang bersiap memberikan imunisasi campak pada seorang bayi berusia 18 bulan. (Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini)

Ditambahkan Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI Dr dr Sukamto Koesnoe, orang dewasa tanpa bukti kekebalan tetap berisiko tinggi terinfeksi campak.

Selain itu, kelompok rentan terkena campak lainnya mencakup tenaga kesehatan, pelancong ke daerah wabah, penghuni lingkungan padat, hingga perempuan usia subur.

“Vaksinasi pada dewasa bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan, terutama dalam situasi wabah,” tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Merujuk pada rekomendasi PAPDI, vaksin campak diberikan satu hingga dua dosis vaksin bagi orang dewasa yang belum pernah divaksinasi, dengan jarak minimal 28 hari. 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas