Sekali Kena Campak, Benarkah Tidak Terinfeksi Lagi?
Ada anggapan bahwa, seseorang yang pernah terkena campak saat kecil tidak akan terkena lagi saat dewasa.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
Kondisi ini biasanya terjadi pada usia lanjut, ketika sistem imun mengalami proses penuaan (immunosenescence).
Dalam situasi tertentu, respons imun seseorang bisa melemah, sehingga secara teori tetap ada kemungkinan terpapar kembali, meskipun relatif kecil.
“Tubuh manusia itu dinamis. Ada kemungkinan kecil kekebalan itu menurun,” kata dr. Adityo.
Karena itu pernyataan 'sekali kena campak bisa kebal selamanya' tidak bisa berlaku mutlak untuk semua orang.
Vaksin Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kebutuhan
Ditambahkan Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI Dr dr Sukamto Koesnoe, orang dewasa tanpa bukti kekebalan tetap berisiko tinggi terinfeksi campak.
Selain itu, kelompok rentan terkena campak lainnya mencakup tenaga kesehatan, pelancong ke daerah wabah, penghuni lingkungan padat, hingga perempuan usia subur.
“Vaksinasi pada dewasa bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan, terutama dalam situasi wabah,” tegasnya.
Merujuk pada rekomendasi PAPDI, vaksin campak diberikan satu hingga dua dosis vaksin bagi orang dewasa yang belum pernah divaksinasi, dengan jarak minimal 28 hari.
Baca tanpa iklan