Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Bukan Cuma Genetik, Ini Penyebab Tersembunyi Kelainan Janin yang Sering Tak Disadari

Selain faktor genetik seperti Down syndrome, kelainan janin juga dapat disebabkan oleh infeksi seperti HIV, sifilis, dan sitomegalovirus.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Bukan Cuma Genetik, Ini Penyebab Tersembunyi Kelainan Janin yang Sering Tak Disadari
dok Tribun Bali
ILUSTRASI JANIN BAYI - Selain faktor genetik seperti Down syndrome, kelainan janin juga dapat disebabkan oleh infeksi seperti HIV, sifilis, dan sitomegalovirus. 

Ringkasan Berita:
  • dr. Mohammad Adya Firmansha Dilmy menjelaskan bahwa selain faktor genetik seperti Down syndrome, kelainan janin juga dapat disebabkan oleh infeksi seperti HIV, sifilis, dan sitomegalovirus.
  • Kekurangan gizi (misalnya defisiensi asam folat), penyakit ibu seperti Diabetes melitus, serta kondisi seperti hipertensi dan lupus dapat meningkatkan risiko kelainan janin, bahkan hingga kelainan jantung.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang percaya bahwa kelainan janin hanya disebabkan faktor keturunan

Padahal, kenyataannya jauh lebih kompleks dan sebagian besar justru berasal dari faktor yang bisa dicegah.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan subspesialis fetomaternal, dr. Mohammad Adya Firmansha Dilmy, Sp.OG, Subsp.K.F.M., mengungkapkan bahwa penyebab kelainan janin sangat beragam, mulai dari infeksi hingga gaya hidup.

“Tidak juga, memang ada yang kelainan genetik. Yaitu kelainan-kelainan seperti down syndrome Atau chromosomal, atau mutasi dari gen. Seperti itu ada. Tetapi ada juga yang disebabkan oleh infeksi,” jelasnya pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan di akun Instagram Kementerian Kesehatan, Jumat (3/4/2026). 

Infeksi yang dimaksud antara lain HIV, sifilis, hingga sitomegalovirus yang bisa menyerang janin selama kehamilan.

Kekurangan Gizi Bisa Berakibat Fatal

Selain infeksi, faktor gizi juga memiliki peran besar.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kalau misalnya defisiensi asam folat misalnya Bisa menyebabkan kegagalan penutupan tulang belakang,” paparnya.

Artinya, hal sederhana seperti pola makan ibu hamil dapat berdampak besar terhadap kondisi bayi.

Penyakit Ibu Jadi Faktor Risiko Besar

Penyakit yang diderita ibu juga menjadi faktor penting. Salah satu yang paling berbahaya adalah diabetes yang tidak terkontrol.

“Diabetes melitus dengan gula darah tidak terkontrol Itu menyebabkan hampir 10 kali lipat Kemungkinan terjadinya kelainan jantung,” ungkapnya.

Selain diabetes, kondisi seperti lupus, hipertensi, hingga riwayat penyakit keluarga juga harus diwaspadai.

Waktu Paparan Sangat Menentukan

Menariknya, waktu paparan juga memengaruhi tingkat keparahan kelainan.

“Seringkali paparan pada awal kehamilan. Contohnya pada infeksi misalnya Akan sangat parah apabila terjadi di awal,” jelasnya.

Artinya, trimester pertama menjadi fase paling krusial dalam perkembangan janin.

Gaya Hidup dan Lingkungan Ikut Berperan

Faktor modern seperti polusi, makanan olahan, hingga paparan bahan kimia juga ikut meningkatkan risiko.

“Polusi terutama Kita tahu Jakarta kan... Itu mungkin yang juga menyebabkan Salah satu penyebab meningkatnya komplikasi-komplikasi pada kehamilan,” katanya.

Baca juga: Syarat Aman Agar Ibu Hamil Berpuasa Tak Bahayakan Janin

Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini dinilai turut memengaruhi meningkatnya kasus kelainan janin.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas