Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Hobi Padel Malah Bikin Siku Sakit? Ini 4 Penyebab Tersembunyi yang Jarang Disadari

Nyeri pada siku usai main padel kerap dianggap hanyalah kelelahan biasa. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal padel elbow.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Hobi Padel Malah Bikin Siku Sakit? Ini 4 Penyebab Tersembunyi yang Jarang Disadari
Tribunnews.com/Herudin
NYERI USAI PADEL - Nyeri pada siku usai main padel kerap dianggap hanyalah kelelahan biasa.  Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal padel elbow.Penyebab cedera ini tidak hanya berasal dari intensitas bermain. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Nyeri pada siku usai main padel kerap dianggap hanyalah kelelahan biasa. 
  • Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal padel elbow.
  • Penyebab cedera ini tidak hanya berasal dari intensitas bermain.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak pemain padel mengira nyeri pada siku hanyalah kelelahan biasa. 

Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal padel elbow, cedera yang kini makin sering dialami seiring meningkatnya popularitas olahraga ini.

Menariknya, penyebab cedera ini tidak hanya berasal dari intensitas bermain, tetapi juga dari hal-hal yang sering luput diperhatikan: teknik dan alat yang digunakan.

Baca juga: Risiko Cedera saat Olahraga Padel bagi Pemula, Gejalanya Muncul Perlahan, Jarang Disadari

Menurut Konsultan Ortopedi Cedera Olahraga di Gatam Institute Eka Hospital MT Haryono dr. Aldo Fransiskus Marsetio, BMedSc, Sp.OT, Subsp.CO (K), AIFO-K, ada sejumlah faktor utama yang memicu cedera ini, bahkan pada pemain yang baru mulai.

1. Getaran Raket yang “Lebih Keras”

Rekomendasi Untuk Anda

Berbeda dengan tenis, raket padel memiliki permukaan padat tanpa senar. Hal ini membuat benturan bola menghasilkan getaran yang langsung diteruskan ke lengan.

“Karena tidak ada senar untuk menyerap benturan, getaran saat bola menghantam raket akan langsung tersalurkan ke pergelangan tangan hingga siku,"ungkap dr Aldo pada keterangannya, Kamis (9/4/2026). 

Getaran ini menjadi beban tambahan bagi tendon, terutama jika terjadi berulang kali.


2. Teknik Backhand yang Salah

TREN PADEL INDONESIA - Antusiasme anak muda di lapangan padel meningkat pesat, menjadikan olahraga ini simbol gaya hidup aktif masa kini.
TREN PADEL INDONESIA - Antusiasme anak muda di lapangan padel meningkat pesat, menjadikan olahraga ini simbol gaya hidup aktif masa kini. (UNSPLASH)

Salah satu kesalahan paling umum adalah penggunaan pergelangan tangan secara berlebihan saat melakukan backhand.

Alih-alih menggunakan koordinasi tubuh, banyak pemain hanya mengandalkan kekuatan tangan.

Akibatnya, tekanan ekstrem terjadi di area siku bagian luar, yang menjadi titik utama terjadinya peradangan.


3. Terlalu Sering Bermain Tanpa Istirahat

Padel dikenal sebagai olahraga yang fun dan adiktif. Tidak sedikit pemain yang langsung bermain hampir setiap hari.

Padahal, tanpa jeda istirahat, otot dan tendon tidak memiliki waktu untuk pulih.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas