Virus Hanta Muncul, Perlukah Pembatasan Perjalanan seperti saat Pandemi Covid-19?
Virus Hanta (Hantavirus) sedang jadi perbincangan. Perlukah pembatasan perjalanan seperti saat pandemi covid-19?
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
Pengetatan perjalanan tanpa dasar kuat justru berpotensi menimbulkan dampak negatif.
Bukan hanya pada sektor transportasi, tetapi juga ekonomi secara luas.
“Artinya pembatasan perjalanan tidak proporsional. Dan berpotensi menimbulkan dampak ekonomi yang merugikan tanpa manfaat kesehatan signifikan,"lanjutnya.
Hal ini menjadi pembeda utama dengan kebijakan saat pandemi, di mana pembatasan dilakukan karena ada manfaat kesehatan yang jelas.
Kapan Harus Waspada Lebih?
Dicky mengingatkan bahwa pembatasan baru relevan jika ada perubahan signifikan pada virus.
Misalnya:
- Terbukti ada penularan antar manusia
- Muncul klaster baru di luar lokasi awal
Namun hingga kini, indikasi tersebut belum ditemukan.
Fatal tapi Tidak Mudah Menyebar
Meski tidak mudah menular, virus Hanta tetap berbahaya secara klinis.
Tingkat fatalitasnya bahkan bisa mencapai 40 persen.
Namun karakter penyebarannya yang terbatas membuat risiko global tetap rendah.
Kesimpulannya, masyarakat tidak perlu panik atau membayangkan skenario lockdown.
Yang dibutuhkan adalah pemahaman risiko yang tepat, bukan reaksi berlebihan.
Baca tanpa iklan