Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Akupuntur Saat Hamil, Aman atau Berisiko? Ini Jawaban Dokter

Salah satu alasan utama ibu hamil mencoba akupunktur adalah untuk mengurangi keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Akupuntur Saat Hamil, Aman atau Berisiko? Ini Jawaban Dokter
canalc.com.ar
LUSTRASI IBU HAMIL - Dokter Subspesialis Fetomaternal dr. Reza Tigor Manurung, Sp.OG, Subsp.KFM mengatakan, banyak calon orangtua yang cemas dan penuh pertanyaan tentang kondisi bayi dalam kandungan. Untuk itu, dokter yang praktik di di Women’s Health Center Bethsaida Hospital ini mengatakan, diagnosis prenatal membantu mendeteksi kemungkinan kelainan atau kondisi khusus pada janin sejak dini sehingga calon orangtua bisa lebih siap, baik secara medis maupun emosional—menghadapi kehamilan dan persalinan. 
Ringkasan Berita:
  • Akupuntur salah satu terapi yang dipilih ibu hamil untuk mengurangi mual, muntah, nyeri punggung
  • Banyak orang masih menganggap akupunktur sebagai terapi tradisional biasa. Padahal dalam praktik medis modern, prosedur ini memiliki dasar ilmiah yang jelas
  • Satu hal yang perlu dipahami, akupunktur bukan pengganti pengobatan medis utama. Terapi ini berfungsi sebagai pelengkap untuk membantu ibu hamil merasa lebih nyaman

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehamilan tidak selalu berjalan mulus tanpa keluhan. Banyak ibu hamil harus menghadapi mual muntah, nyeri punggung, hingga rasa cemas yang datang hampir setiap hari.

Di tengah kondisi tersebut, tidak sedikit yang mulai mencari cara alami untuk mengurangi keluhan tanpa harus bergantung pada obat-obatan.

Salah satu terapi yang kini semakin dilirik adalah akupunktur.

Namun, pertanyaan yang paling sering muncul, apakah akupuntur benar-benar aman untuk ibu hamil?

Dokter Spesialis Akupuntur Eka Hospital PIK, dr. Laura Widiastuti, Sp.Ak, menegaskan bahwa terapi ini bukan sekadar metode alternatif.

“Akupunktur bukan sekadar terapi alternatif, tetapi sudah berbasis medis dan digunakan sebagai terapi pendamping untuk membantu ibu hamil merasa lebih nyaman,” ujarnya pada media briefing di Blok M Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026). 

Baca juga: Ketahui Manfaat Perawatan Akupuntur Medis, Bisa Bikin Tidur Nyenyak dan Kurangi Jerawat

Rekomendasi Untuk Anda

Banyak orang masih menganggap akupunktur sebagai terapi tradisional biasa. Padahal dalam praktik medis modern, prosedur ini memiliki dasar ilmiah yang jelas.

Akupunktur dilakukan dengan memasukkan jarum halus ke titik tertentu pada tubuh untuk memberikan efek terapeutik.

Terapi ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan berdasarkan ilmu anatomi, fisiologi, dan patologi.

“Akupunktur sudah direkomendasikan oleh organisasi kesehatan dunia sebagai terapi yang dapat diintegrasikan dalam sistem pelayanan kesehatan,” jelas dr. Laura.

Bagaimana Cara Kerjanya di Tubuh Ibu Hamil?

Saat jarum akupuntur dimasukkan ke titik tertentu, tubuh akan memberikan respons biologis yang kompleks.

“Stimulasi ini dapat membantu meningkatkan hormon seperti serotonin dan dopamin, memperbaiki sirkulasi darah, serta membantu tubuh mencapai keseimbangan,” kata dr. Laura.

Efek ini membuat tubuh menjadi lebih rileks, yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, terutama saat menghadapi perubahan fisik dan emosional.

Salah satu alasan utama ibu hamil mencoba akupunktur adalah untuk mengurangi keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Beberapa kondisi yang bisa dibantu dengan akupunktur antara lain mual muntah, nyeri punggung, hingga membantu persiapan persalinan,” ujar dr. Laura.

Tidak hanya itu, terapi ini juga disebut memiliki manfaat tambahan, seperti:

  • Mengurangi nyeri saat persalinan
  • Membantu posisi janin sungsang
  • Mendukung produksi ASI setelah melahirkan

Pendekatan ini menjadi menarik karena membantu tubuh beradaptasi tanpa menambah konsumsi obat.

Efektif Redakan Mual, Tapi Tidak Instan Hilang

Mual muntah adalah keluhan paling umum di awal kehamilan dan sering membuat ibu hamil kesulitan makan.

Menurut dr. Laura, akupunktur bisa menjadi salah satu solusi pendamping.

“Akupunktur dapat membantu mengurangi intensitas dan frekuensi mual, meskipun tidak selalu menghilangkan sepenuhnya,” jelasnya.

Artinya, terapi ini membantu meredakan, bukan menghilangkan secara instan.

Menariknya, manfaat akupunktur tidak berhenti selama masa kehamilan. Terapi ini juga bisa digunakan saat proses persalinan.

“Terapi ini dapat membantu mengurangi persepsi nyeri, memberikan efek relaksasi, dan dalam beberapa kasus dapat membantu mempercepat proses persalinan,” kata dr. Laura.

Efek relaksasi inilah yang membuat ibu lebih siap secara fisik maupun mental saat menghadapi persalinan.

Kekhawatiran soal keamanan masih menjadi alasan banyak ibu ragu mencoba terapi ini. Namun dr. Laura menegaskan bahwa akupunktur tergolong aman, dengan syarat tertentu.

“Akupuntur aman untuk ibu hamil selama dilakukan oleh tenaga medis terlatih dan menggunakan teknik yang sesuai,” jelasnya.

Meski begitu, tidak semua kondisi kehamilan bisa langsung mendapatkan terapi ini.

“Ada beberapa kondisi tertentu yang perlu menjadi perhatian, sehingga konsultasi dengan dokter tetap penting sebelum memulai terapi,” tambahnya.

Bukan Pengganti Obat, Tapi Pendamping

Satu hal yang perlu dipahami, akupunktur bukan pengganti pengobatan medis utama. Terapi ini berfungsi sebagai pelengkap untuk membantu ibu hamil merasa lebih nyaman.

“Ibu hamil tetap perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai terapi, agar bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing,” tutup dr. Laura.

Di tengah perubahan tubuh yang tidak selalu mudah, ibu hamil membutuhkan solusi yang aman dan nyaman.

Akupuntur hadir sebagai salah satu pilihan terapi pendamping yang semakin banyak diminati.

Dengan pendekatan yang tepat dan dilakukan oleh tenaga medis profesional, terapi ini dapat membantu ibu menjalani kehamilan dengan lebih tenang, minim keluhan, dan tetap aman.

 

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas