Mengapa Suara Serak Bisa Jadi Gejala Kanker Tiroid? Ini Penjelasan Medisnya
Banyak yang anggap suara serak hanya akibat batuk, radang tenggorokan, atau terlalu banyak berbicara. Namun itu bisa jadi sinyal masalah di tiroid.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Pada kanker tiroid tertentu, sel kanker bisa menyebar atau melekat ke saraf yang mengatur suara, sehingga membuat suara serak yang tak kunjung sembuh
- Suara serak yang berlangsung lama dan tidak membaik perlu diperhatikan. Meski disebut dokter bahwa tidak semua suara serak berarti kanker
- Karenanya, masyarakat dianjurkan tidak mengabaikan perubahan di area leher maupun gejala yang menetap. Mulai dari munculnya benjolan, perubahan suara, hingga keluhan yang tidak kunjung membaik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang menganggap suara serak hanyalah akibat batuk, radang tenggorokan, atau terlalu banyak berbicara.
Namun pada kondisi tertentu, suara serak yang menetap juga bisa menjadi sinyal adanya masalah lebih serius di area tiroid.
Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Onkologi RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Diani Kartini, Sp.B, Subsp.Onk (K), menjelaskan hal ini berkaitan dengan posisi saraf suara yang letaknya dekat dengan kelenjar tiroid.
“Di belakangnya tiroid itu ada saraf. Jadi pada saat kita operasi, kita harus identifikasi saraf tersebut,” ujarnya pada media briefing yang diselenggarakan di Menteng Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Suara Serak Bisa Jadi Gejala Kanker Pita Suara, Dokter Minta Jangan Sepelekan
Menurut dr Diani, pada kanker tiroid tertentu, sel kanker bisa menyebar atau melekat ke saraf yang mengatur suara.
“Kalau pada kanker tiroid yang sudah serak, kemungkinan dia memang sudah infiltrasi. Dan seraknya itu enggak sembuh. Karena akibat dari infiltrasi atau lengketnya si sel kanker ke saraf tadi,” katanya.
Karena itu, suara serak yang berlangsung lama dan tidak membaik perlu diperhatikan.
“Mau dikasih obat itu enggak akan sembuh,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan, tidak semua suara serak berarti kanker.
“Kalau karena kita batuk atau kita karena faringitis, itu seraknya bisa dengan obat pun hilang,” jelasnya.
Serak Bukan Berarti Langsung Stadium 4
Masyarakat juga sering menganggap munculnya gejala tertentu, berarti kanker sudah berat. Menurut dr Diani, asumsi tersebut belum tentu benar.
“Kalau di awal hanya serak, kita belum tahu yang stadium berapa,” katanya.
Penentuan stadium kanker membutuhkan pemeriksaan lebih lengkap.
“Kalau kita bicara masalah kanker, stadium itu terdiri dari T ukuran tumor, N kelenjar getah bening, dan M metastasis. Nah ini harus dicari,” jelasnya.