Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jangan Anggap Sepele Batuk Kronis, Orangtua Perlu Jeli Deteksi Dini

Batuk berlangsung lebih dari 4 minggu pada anak tanpa ada tanda-tanda sembuh, orangtua harus segera membawa anak ke dokter spesialis pernapasan anak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Jangan Anggap Sepele Batuk Kronis, Orangtua Perlu Jeli Deteksi Dini
Tribunnews.com/Choirul Arifin
BATUK KRONIS ANAK - Dr Noor Zehan, Dokter Spesialis Pernapasan Anak dari Rumah Sakit Sunway, Kuala Lumpur, Malaysia, di acara MediOne Gathering di Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026. Dr Noor menyoroti batuk kronis pada anak yang sering dianggap sepele oleh orangtua. 

Steroid biasanya digunakan sebagai obat untuk beragam penyakit. "Tapi tidak betul dan tidak bagus digunakan berkepanjangan. Jadi perlu berhati hati, begitu juga obat racikan, kecuali oleh dokter spesialis," tegasnya.

Orangtua, harus segera membawa ke dokter jika jika batuk pada anak disertai demam tinggi dan panas. "Jika tidak bisa reda dengan obat yang biasa diberikan dalam waktu 24 jam atau 48 jam, serta batuknya makin tinggi dan demamnya makin tinggi, anak harus segera ke dokter," ujarnya.

Tapi, jika batuk itu tidak diiringi demam dan batuknya dalam keseharian, selalu ada batuknya, basah atau kering,  jika berlanjut 3 hingga 4 minggu, wajib dirawat dokter. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jika anak kembali sehat dalam waktu 4 hari, dan batuknya muncul kembali, itu kemungkinan batuk biasa, orang tidak perlu khawatir. Hal itu biasa terjadi pada anak berusaha 1 sampai 4 tahun. 

"Tetapi jika batuk berdahak, berwarna hijau, itu perlu diperiksa dokter," saran Dr, Noor Zehan.

"Jika batuk anak sudah mendapat perawatan dari dokter umum,  namun tidak sembuh, maka harus dirujuk dan dirawat dokter spesialis. Sehingga dapat  dilakukan pemeriksaan lebih mendalam," imbuhnya.

Dokter yang biasa berpraktik di RS Sunway, Kuala Lumpur, Malaysia, ini juga mengatakan, pihaknya kerap menangani pasien batuk anak dari keluarga Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pasien batuk anak yang datang  dari Indonesia umumnya mengalami batuk kronis. Penyebabnya, bisa banyak hal. Semisal tinggal di rumah yang kecil dengan jumlah banyak orang. Atau bisa juga paparan udara yang kurang baik," kata dia.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas