Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Rupiah Merosot, Bagaimana Harga Nasib Obat BPJS? 

Ancaman kenaikan harga obat di tengah gejolak ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah mendapat perhatian masyarakat. Ini kata Kemenkes.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rupiah Merosot, Bagaimana Harga Nasib Obat BPJS? 
freepik
Ilustrasi obat-obatan. pemerintah melakukan penghitungan terhadap dampak kenaikan nilai tukar dolar terhadap biaya produksi obat di Indonesia. 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Ancaman kenaikan harga obat di tengah gejolak ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah mendapat perhatian masyarakat. 
  • Kemenkes RI memastikan harga obat-obatan di Indonesia tidak akan mengalami lonjakan tajam meski industri farmasi menghadapi tekanan akibat fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan kenaikan harga minyak.
  • Harga obat yang masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan dipastikan tetap terjaga dan tidak mengalami kenaikan.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga obat di tengah gejolak ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah mendapat perhatian pemerintah.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan harga obat-obatan di Indonesia tidak akan mengalami lonjakan tajam meski industri farmasi menghadapi tekanan akibat fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan kenaikan harga minyak.

Baca juga: Kemenkes Pastikan Harga Obat Tak Melonjak, Kenaikan Maksimal 20 Persen

Pemerintah bahkan telah menetapkan batas penyesuaian harga agar masyarakat tidak terbebani secara berlebihan saat membeli obat.

Harga obat yang masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan dipastikan tetap terjaga dan tidak mengalami kenaikan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Harga Obat Bisa Naik, Tapi Tidak Boleh Melonjak

JEJERAN OBAT - Apotek Wahana Paten di kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat mengungkapkan obat flu memang selalu menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari masyarakat setiap hari. Belakangan ini obat flu juga terus dicari warga.
JEJERAN OBAT - Apotek Wahana Paten di kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat mengungkapkan obat flu memang selalu menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari masyarakat setiap hari. Belakangan ini obat flu juga terus dicari warga. Pemerintah melakukan penghitungan terhadap dampak kenaikan nilai tukar dolar terhadap biaya produksi obat di Indonesia.(Tribunnews/M Alivio Mubarak Junior)

Bagi masyarakat, harga obat menjadi salah satu kebutuhan yang sensitif.

Sedikit kenaikan saja dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga, terutama bagi pasien yang harus mengonsumsi obat dalam jangka panjang.

Karena itu, pemerintah melakukan penghitungan terhadap dampak kenaikan nilai tukar dolar terhadap biaya produksi obat di Indonesia.

Menurut Menkes Budi, kenaikan harga obat tidak bisa langsung disamakan dengan kenaikan kurs dolar.

Sebab, sebagian besar biaya produksi obat di dalam negeri masih menggunakan komponen berbasis rupiah.

Artinya, meskipun terdapat bahan baku yang dipengaruhi kurs asing, tidak seluruh biaya produksi mengalami kenaikan secara bersamaan.

"Harga obat kita sudah lihat mana yang naik yang masuk akal dan yang tidak masuk akal. Tapi untuk obat-obatan BPJS, kita berhasil jaga," ujar Menkes Budi dilansir dari website resmi, Minggu (14/6/2026). 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas