Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Disnav Kendari Libatkan 100 Masyarakat Sekitar di Program Padat Karya Kemenhub 

Program padat karya dilaksanakan selama lima hari pada tanggal 22 sampai 26 Maret 2021 di sekitar Kantor Distrik Navigasi Kelas III Kendari.

Disnav Kendari Libatkan 100 Masyarakat Sekitar di Program Padat Karya Kemenhub 
Ditjen Perhubungan Laut-Kemenhub
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Distrik Navigasi Kelas III Kendari melaksanakan program padat karya dengan melibatkan masyarakat sekitar. 

TRIBUNNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, membantu mengurangi angka pengangguran serta mendukung pengentasan kemiskinan terhadap masyarakat yang terdampak pandemi, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Distrik Navigasi Kelas III Kendari melaksanakan program padat karya dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Tujuan dilaksanakan program padat karya ini adalah untuk mengurangi pengangguran dari masyarakat kurang mampu, memupuk rasa kebersamaan, gotong royong dan partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.

Program padat karya ini dilaksanakan selama lima hari pada tanggal 22 sampai 26 Maret 2021 dan kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA sampai 16.00 WITA yang bertempat di beberapa lokasi sekitar Kantor Distrik Navigasi Kelas III Kendari antara lain dermaga, talud (dinding penahan tanah) serta fasilitas dan gedung kantor dengan melakukan pembersihan serta pengecatan.

Acara ini dibuka dengan tarian Molulo atau Lulo yang dibawakan oleh pegawai dan Dharma Wanita Kantor Distrik Navigasi Kelas III Kendari. Tarian ini merupakan salah satu jenis kesenian tari tradisional dari daerah Sulawesi Tenggara.

Wakil Ketua Komisi DPR RI, Ridwan Bae, didampingi oleh Suyadi selaku Kepala Distrik Navigasi Kelas III Kendari membuka secara langsung program padat karya ini dengan ditandai penekanan sirine.

"100 (seratus) orang peserta program padat karya yang terlibat diutamakan pada masyarakat yang tidak memiliki keahlian khusus serta tidak memiliki pekerjaan dalam waktu cukup lama akibat terdampak pandemi Covid -19 guna menyambung kelangsungan perekonomian," kata Suyadi

Acara dilanjutan dengan penyerahan alat kerja berupa skop, cangkul, sapu, parang, kuas dan roll untuk proses pengecatan dengan secara simbolis yang diberikan oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI kepada enam orang perwakilan peserta program padat karya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi tempat untuk melaksanakan pekerjaan program padat karya.

Program padat karya ini dilaksanakan secara berkelompok dengan tetap menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, memakai sarung tangan dan dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

"Saya berharap selama kegiatan berlangsung kita semua tetap menjalankan protokol kesehatan guna berupaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19," ujar Suyadi

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas