Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenhub Uji Coba Tahap Kedua Penerapan E-Pilotage Service di Dumai

Uji coba kali ini dilakukan di wilayah perairan Dumai oleh Distrik Navigasi (Disnav) dan stasiun Vessel Traffic Service (VTS) Dumai.

Kemenhub Uji Coba Tahap Kedua Penerapan E-Pilotage Service di Dumai
Ditjen Perhubungan Laut
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyusun program Quick Wins untuk implementasi pemanduan secara elektronik (E-Pilotage) dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Vessel Traffic Service (VTS) pada Distrik Navigasi Dumai. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kenavigasian kembali melakukan uji coba/Test Bed tahap II penerapan Electronic Pilotage (E-Pilotage) service di perairan Indonesia.

Uji coba kali ini dilakukan di wilayah perairan Dumai oleh Distrik Navigasi (Disnav) dan stasiun Vessel Traffic Service (VTS) Dumai.

Uji Coba ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI Dapil Riau II H. Syahrul Aidi Maazat dan Sekretaris Daerah Kota Dumai Dr. M. Hardi Salioso, SE, MA, serta seluruh stakeholder terkait. Uji coba tersebut juga dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan International Maritime Organization (IMO) dimana tetap ada pembagian tanggung jawab antara pandu dan operator VTS.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyusun program Quick Wins untuk implementasi pemanduan secara elektronik (E-Pilotage) dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Vessel Traffic Service (VTS) pada Distrik Navigasi.

Adapun uji coba/ Test Bed ini bertujuan untuk mendapatkan masukan serta evaluasi dalam rangka menyiapkan sarana dan prasarana serta regulasi dalam melaksanakan pemanduan secara elektronik berdasarkan berbagai karakteristik traffic dan alur pelayaran serta untuk mengoptimalkan peran dari VTS.

Menurutnya, Uji coba/Test Bed E-Pilotage yang dilaksanakan di beberapa stasiun VTS milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengacu pada ketentuan International Maritime Organization (IMO) dimana tetap ada pembagian tanggung jawab antara pandu fisik dan operator VTS.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu hingga terselenggaranya kegiatan Test Bed E-Pilotage ini. Selanjutnya Agus Purnomo secara resmi membuka kegiatan uji coba/Test Bed E-Pilotage di wilayah Perairan Dumai.

Anggota Komisi V DPR RI Dapil Riau II H. Syahrul Aidi Maazat dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terkait dengan pelaksanaan uji coba/test bed e-pilotage ini.

Lebih lanjut Syahrul juga berharap meskipun Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Malaka lebih banyak berada di wilayah perairan Malaysia, pemerintah Indonesia tetap dapat meningkatkan perannya dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di Selat Malaka dan Selat Singapura.

Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan yang menyaksikan langsung uji coba tersebut mengapresiasi operator-operator Vessel Traffic Service (VTS) dan seluruh pihak terkait yang telah membantu terselenggaranya uji coba/Test Bed E-Pilotage tahap kedua pada tahun 2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas