Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bantu Perekonomian Warga di Masa Pandemi, Kemenhub Gelar Padat Karya di Palopo

Dirjen Hubla Kemenhub selenggarakan program Padat Karya di Palopo dalam rangka membantu perekonomian warga di tengah masa Pandemi Covid-19

Bantu Perekonomian Warga di Masa Pandemi, Kemenhub Gelar Padat Karya di Palopo
Kemenhub
Kegiatan padat karya di Palopo diinisiasi oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Palopo, Kantor UPP Kelas III Malili, dan Kantor UPP Kelas III Siwa bersama stakeholder terkait lainnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menyelenggarakan program Padat Karya dalam rangka membantu perekonomian warga di tengah masa pandemi Covid-19. Padat Karya kali ini berlangsung di Palopo, Sulawesi Selatan.

Padat karya ini diinisiasi oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Palopo, Kantor UPP Kelas III Malili, dan Kantor UPP Kelas III Siwa bersama stakeholder terkait lainnya.

Kepala Kantor UPP Kelas II Palopo, Muhammad Asgar, mengungkapkan program padat karya penting untuk pemberdayaan masyarakat sehingga dapat turut serta mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.

“Kegiatan berlangsung selama 3 (tiga) hari berturut-turut dengan melibatkan 255 orang masyarakat sekitar,” katanya dalam sambutannya saat membuka kegiatan Padat Karya di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo, Sabtu (19/6).

Adapun 255 orang peserta tersebut terdiri dari warga warga sekitar Kantor UPP Palopo sebanyak 130 orang, UPP Siwa 25 orang, dan UPP Malili 100 orang. Pelaksanaan program padat karya di UPP Siwa dan UPP Malili masing-masing berlangsung selama 1 (satu) hari yakni Sabtu (19/6).

"Mereka adalah para pelaku usaha kecil, nelayan, dan pekerja buruh harian yang terkena dampak PHK akibat pandemi Covid-19,” ujar Asgar.

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun pola hidup produktif bagi masyarakat dan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan nyaman khususnya di lingkungan Pelabuhan Palopo sebagai salah satu pintu gerbang ekonomi dan pariwisata di Sulawesi.

"Pelabuhan Palopo jadi pintu masuk wisatawan yang hendak ke Tanah Toraja," jelasnya.

Pihaknya menegaskan kepada seluruh peserta padat karya agar tetap menjaga kesehatan dalam kondisi apapun dan tetap mentaati protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Adapun kegiatan Padat Karya kali ini meliputi pemeliharaan dan pengecatan gedung sarana dan prasarana pelabuhan serta kegiatan kebersihan lainnya.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas