Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pasokan Listrik Rumah Sakit di Aceh Pulih, Layanan Kesehatan Kembali Normal

Pasokan listrik tiga rumah sakit di Aceh kembali normal usai bencana, memastikan layanan kesehatan berjalan tanpa hambatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Pasokan Listrik Rumah Sakit di Aceh Pulih, Layanan Kesehatan Kembali Normal
Istimewa
PEMULIHAN LISTRIK - Petugas memeriksa jaringan listrik rumah sakit yang kini kembali beroperasi penuh. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemulihan sistem ketenagalistrikan di Provinsi Aceh masih menjadi perhatian utama Pemerintah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa pasokan listrik di tiga Rumah Sakit (RS) yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi telah kembali normal pada Rabu, 10 Desember 2025.

Listrik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute di Kabupaten Bener Meriah, RSUD Datu Beru di Aceh Tengah, serta RSUD Muda Sedia di Aceh Tamiang kini telah menyala kembali dan siap mendukung pelayanan bagi masyarakat serta para korban bencana.

"Alhamdulillah, pasokan listrik 3 RS yang terkena dampak bencana di Aceh telah normal kembali. Hal ini penting mengingat RS adalah salah satu fasilitas yang paling vital dalam kondisi pemulihan pascabencana," ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Baca juga: Pemulihan Listrik di Aceh, Abdul Rahman Farisi Apresiasi Kinerja Teknis di Lapangan

Adapun seluruh pasokan listrik RS di Kabupaten Aceh Tamiang, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tengah sudah menyala secara keseluruhan dengan sistem 20 kilo Volt (kV). Ketiga RS ini tidak lagi mengandalkan genset sebagai penerangan dan sumber listrik bagi alat kesehatan.

Proses pemulihan akses listrik terus diupayakan oleh Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) supaya masyarakat Aceh dapat berkegiatan dengan lebih baik. Seluruh menara darurat (tower emergency) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), baik yang menghubungkan Bireuen–Peusangan dan Bireuen–Arun, telah selesai dibangun.

Sebagai komitmen dalam percepatan penanganan bencana, Kementerian ESDM juga menerjunkan Tim ESDM Siaga Bencana, yang terdiri dari tenaga kesehatan, tim pencarian korban, serta dukungan alat berat yang terus memantau kondisi lapangan secara langsung dan mengatur distribusi logistik. Tim gabungan ini telah melakukan pemulihan dan evakuasi dengan mengerahkan alat-alat berat.

Tak hanya itu, bantuan logistik dari Kementerian ESDM juga akan diterbangkan ke daerah terdampak. Seluruh bantuan dimobilisasi melalui Lanud Halim Perdanakusuma dan Bandara Soekarno-Hatta sebelum didistribusikan ke titik-titik lokasi bencana, dengan penentuan titik penyaluran selanjutnya dilakukan oleh BNPB.

Rekomendasi Untuk Anda

Bantuan logistik tersebut berupa makanan siap saji, minyak goreng, susu, beras, popok, pembalut, selimut, tenda, masker, obat-obatan, dan vitamin, serta penyediaan kompor dan gas LPG.

"Bantuan akan dimasukkan ke pesawat kargo hari ini menuju 3 titik bandara, Lhokseumawe, Sibolga (Pinangsori), dan Bandara Minangkabau," tutup Yuliot.

Baca juga: Pasca Banjir, RSUD Langsa Aceh Aktif Kembali, IGD hingga ICU Siap Layani Pasien

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas