Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

3 Solusi Jitu Pemprov DKI Kurangi Polusi Udara di Jakarta

Ada tiga kebijakan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta agar kualitas udara Ibu Kota ‘sehat’ kembali.

3 Solusi Jitu Pemprov DKI Kurangi Polusi Udara di Jakarta
Pemprov DKI Jakarta
Pembangunan Taman Maju Bersama jadi salah satu solusi jitu Pemprov DKI Jakarta kurangi polusi udara Ibu Kota 

TRIBUNNEWS.COM – Beberapa waktu lalu publik sempat dikejutkan dengan pemberitaan Jakarta yang menempati posisi pertama sebagai kota terpolusi sedunia versi US Air Quality Index (AQI). Tak tinggal diam, beragam kebijakan dilakukan Pemprov DKI Jakarta agar kualitas udara Ibu Kota ‘sehat’ kembali.

Pertama, sejak tahun 2018 hingga tahun 2022 Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan 261 Taman Maju Bersama. Pada tahun 2018, 7 Taman Maju Bersama berhasil rampung. Sedangkan pada 2 Oktober 2019, sebanyak 30 lokasi taman telah mencapai progres pembangunan 40 persen hingga 80 persen, dan sisanya kurang dari 40 persen.

"Ini (pembangunan taman) dikerjakan dengan pendekatan gerakan. Bila menyaksikan ada taman yang sedang dibangun, jangan dilihat hanya sekadar tamannya. Tapi, pendekatan dalam membangun taman itu melibatkan masyarakat, bukan sekadar konsultasi, tapi kolaborasi," kata Anies di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (18/7/2019).

Kedua, dikeluarkannya Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Dalam Ingub tersebut, Gubernur Anies menggalakkan penanaman tanaman berdaya serap polutan tinggi mulai pada tahun 2019, hingga menekankan para pengelola gedung untuk menerapkan prinsip green building. Beberapa tanaman yang ditekankan untuk masif ditanam tersebut misalnya adalah Bougenville, Tabebuya, Sansiviera (lidah mertua), dan Sirih Kuning.

Sebelumnya, Anies menghadiri penanaman simbolis bunga Bougenville di Jalan Sudirman dan pohon Kupingan di Semanggi. Penanaman tersebut juga untuk mewujudkan Jakarta yang lestari sehingga dapat menjadi warisan tempat yang asri bagi generasi selanjutnya.

"Kita ingin mewujudkan kota Jakarta yang lestari. Apa yang dimanfaatkan dari kota kita adalah pinjaman dari generasi anak-cucu kita. Oleh karena itu, kita harus mewariskan Jakarta dalam keadaan yang baik. Ini prinsip kota yang lestari," kata Anies.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, mengatakan pihaknya menanam 100.000 bunga Bougenville di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin. Alasan pemilihan bunga Bougenville lantaran tanaman tersebut mempunyai kemampuan penyerapan polutan dengan kualitas tinggi.

"Dinas Kehutanan akan menanam tanaman hias secara seperti Bougenville yang memiliki penyerapan udara dalam kategori tinggi sebesar 45,43 miligram per gram. Sebagai langkah awal, menanam 100.000 bougenville di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin," ujar Suzi.

"Nantinya, akan dilanjutkan secara bertahap (penanaman) di lokasi lainnya, di Jalan Casablanca, Jalan Dr Satrio, dan Jalan Salemba Raya," lanjutnya.

Suzi berharap, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga dan merawat tanaman di kawasan Jakarta.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas