Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tank Israel Masuki Rafah, Hanya Berjarak 200 Meter dari Perbatasan Mesir

Seorang pejabat keamanan Palestina dan Mesir mengatakan kepada Associated Press (AP) bahwa tank-tank Israel telah memasuki Rafah.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tank Israel Masuki Rafah, Hanya Berjarak 200 Meter dari Perbatasan Mesir
AFP/-
Pengungsi Palestina yang meninggalkan Rafah di Jalur Gaza selatan dengan membawa barang-barang mereka setelah perintah evakuasi oleh tentara Israel, tiba di Khan Yunis pada 6 Mei 2024, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pejabat keamanan Palestina dan Mesir mengatakan kepada Associated Press (AP), bahwa tank-tank Israel telah memasuki Rafah.

Tank-tank tersebut, cuma berjarak 200 meter dari perbatasan Rafah dengan Mesir.

Associated Press menekankan sumber-sumbernya berbicara dengan syarat anonim karena tidak punya wewenang untuk berbicara kepada pers.

Pejabat Mesir mengatakan cakupan operasi tersebu tampaknya terbatas.

Menurut pejabat itu dan laporan dari TV Al-Aqsa menyebutkan, kalau para pejabat Israel telah menyampaikan ke Mesir bahwa pasukannya akan mundur setelah operasi selesai.

Militer Israel menolak mengomentari laporan serangan tank tersebut.

Perlintasan perbatasan Rafah adalah pintu masuk penting bagi bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Hamas mengecam Israel yang berencana melancarkan serangan darat ke kota Rafah.

Hamas menegaskan, bahwa setiap agresi militer Israel terhadap Rafah tidak akan menjadi sebuah "piknik".

Kelompok militan itu menekankan bahwa mereka “sepenuhnya siap” untuk membela warga Palestina.

Hamas melontarkan kecaman ini setelah Israel memerintahkan warga Palestina untuk dievakuasi dari Rafah.

Baca juga: Korban Tewas di Gaza Meningkat, Biden Peringatkan Netanyahu agar Tak Lancarkan Serangan di Rafah

Dikutip dari Al Jazeera, sementara itu, ikut mengomentari panasnya situasi, Juru bicara UNICEF, James Elder, menuturkan kalau serangan militer Israel terhadap Rafah bisa mengubah menjadi (situasi) “mengerikan”.

“Betapapun mencengangkannya hal ini, tampaknya hal ini benar-benar terjadi,” katanya kepada Al Jazeera.

Ia pun memperingatkan bahwa invasi ke Rafah akan menjadi semakin memperbesar bencana yang sudah mengepung wilayah kantong tersebut.

“Tidak ada tempat untuk pergi," katanya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas