Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Mengapa Semakin Tua Kekencangan Kulit Berkurang?

Umur bertambah itu pasti. Bertambahnya usia juga memengaruhi kekencangan kulit. Mengapa hal ini terjadi?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Agustina Rasyida

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Agustina N.R

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Umur bertambah itu pasti. Bertambahnya usia juga memengaruhi kekencangan kulit. Mengapa hal ini terjadi?

"Setiap 10 tahun sekali, kulit mengalami penipisan 10 persen. Itu sudah prosesnya," ujar dr. Oky E. Kartiwa selaku Medical Advisor Galenium Pharmasia Laboratories, Kamis (13/9/2012), di Jakarta.

Oky juga memberikan ciri-ciri kulit wajah seseorang yang memasuki usia dewasa.Ketika usia 20: hormon tak seimbang sehingga kelenjar minyak terkontrol, kulit tampak kencang karena collagen dan elastin bekerja dengan baik.

Saat menginjak usia 25 - 40 kulit tampak kusam. Ini terjadi karena banyaknya aktivitas dan lingkungan makin merusak kulit, aktivitas kelenjar minyak mulai berkurang, sehingga kulit kering. Pada usia ini, fungsi collagen dan elastin mulai berkurang. Jadi garis-garis halus di wajah mulai tampak.

Jumlah collagen dan elastin semakin berkurang saat usia 40. Hal ini menyebabkan elastisitas kulit memudar, kadar NMF (Natural Moisturaising Factor) berkurang, aktivitas kelenjar minyak pun berkurang. Sehingga kulit menjadi lebih kering, garis-garis keriput mulai tampak jelas, sampai perubahan pigmentasi kulit mulai nampak.

"NMF itu senyawa di permukaan kulit. Mencegah air di dalam kulit keluar, jika kadar NMF berkurang ya kulit tidak kencang lagi, keriput, kering," paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas