Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026, Lengkap dengan Bacaan Niatnya
Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam setiap bulan Hijriah, yaitu pada tanggal 13, 14, dan 15 .
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah serta memiliki pahala setara puasa sepanjang tahun.
- Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah 1447 H jatuh pada 29 Juni, 30 Juni, dan 1 Juli 2026.
- Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, Puasa Ayyamul Bidh juga bermanfaat untuk meningkatkan ketakwaan, melatih kesabaran, dan menjaga kesehatan tubuh.
TRIBUNNEWS.COM - Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Amalan ini dilaksanakan selama tiga hari setiap bulan Hijriah, yaitu pada tanggal 13, 14, dan 15 saat bulan berada pada fase purnama sehingga malam hari tampak lebih terang dibanding biasanya.
Karena bertepatan dengan malam-malam yang bercahaya, puasa ini dikenal dengan sebutan Ayyamul Bidh yang secara harfiah berarti "hari-hari putih".
Hukum melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW secara rutin mengerjakannya dan menganjurkan umat Islam untuk menjaga amalan tersebut.
Selain mudah dilakukan, puasa ini memiliki keutamaan yang besar karena termasuk ibadah yang dicintai Allah SWT dan menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan.
Keistimewaan Puasa Ayyamul Bidh terletak pada pahala yang dijanjikan bagi orang yang mengerjakannya.
Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan memiliki nilai pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.
Hal ini karena setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh kali lipat oleh Allah SWT.
Dengan demikian, tiga hari puasa dalam sebulan setara dengan pahala tiga puluh hari puasa, dikutip dari baznas.go.id.
Tradisi Puasa Ayyamul Bidh telah dikenal sejak masa Rasulullah SAW.
Baca juga: Alasan Dilarang Puasa di Hari Tasyrik setelah Idul Adha 2026
Beliau tidak hanya melaksanakannya sendiri, tetapi juga mewasiatkannya kepada para sahabat.
Salah satu hadis yang populer menyebutkan bahwa Rasulullah SAW berpesan kepada Abu Hurairah RA agar senantiasa menjaga tiga amalan, yakni salat dhuha, salat witir sebelum tidur, dan puasa tiga hari setiap bulan.
Wasiat tersebut menunjukkan betapa pentingnya kedudukan puasa sunnah ini dalam kehidupan seorang Muslim.
Selain memiliki dasar yang kuat dalam sunnah, istilah Ayyamul Bidh juga mengandung makna simbolis.