Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Tina Andrean Hadirkan Gaun Pengantin China era 1920-an

Desainer Tina Andrean berimprovisasi mengangkat trend busana wanita China era 1880-an sebagai gaun pengantin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Daniel Ngantung

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM - Dewasa ini, selain kebaya dan gaun modern, ada banyak model gaun pengantin yang bisa menjadi pilihan.

Salah satunya adalah gaun pengantin cheongsam.

Dalam sejarahnya,  cheongsam sebenarnya dipakai sebagai busana sehari-sehari oleh para perempuan di China pada tahun 1920-an.

Namun, seiring perkembangan zaman dan akulturasi budaya, model dan fungsi cheongsam pun berubah.

Belum lama ini, desainer Tina Andrean menghadirkan sederet gaun pengantin dan evening wear bersiluet cheongsam nan modern dalam sebuah pagelaran busana bertajuk "The Emperor" di Grand Ballroom Hotel Mandarin Oriental, Jakarta.

Di tangan dinginnya, gaun cheongsam hadir lebih segar dalam siluet dan permainan detail yang modern.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk evening wear dan cocktail dress, Tina memodifikasi rok cheongsam menyerupai rok gaun bersiluet mermaid, dan A-line.

Bagian atas cheongsam sesekali juga dirombaknya. Seperti yang yang tampak pada look dengan gaun cheongsam  sleeveless (tanpa lengan) dan one shoulder.

Aksen lace, ruffle dari kain tulle, korsase mawar, dan swarovski belt yang sesekali menghiasi gaun tersebut menyumbangkan kesan manis.

Palet warnanya pun cukup beragam mulai dari yang cerah seperti merah, biru, fuhchsia, sampai yang glamor seperti emas dan hitam.

Warna emas dan warna merah sendiri tergolong "wajib" dalam upacara pernikahan di China. Warna merah melambangkan kebahagiaan, dan warna emas melambangkan kemakmuran.

"Warna-warna yang beragam dengan sentuhan modern ini saya harapkan dapat menarik perhatian anak muda untuk mengenakan cheongsam," ujar Tina saat jumpa pers.

Untuk koleksi gaun pengantinnya tahun ini, Tina banyak bermain dengan bentuk dan modifikasi neckline.

Misalnya, gaun dengan model heart shape tube, gaun asimetris semi A-line, gaun strapless, gaun pengantin tube dengan bolero cheongsam, serta gaun off shoulder juga dihadirkan. Kerah cheongsam-nya sendiri ada yang dibuat terpisah dengan gaunnya, sehingga bisa dilepaskan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas