Warna Terang Redam Panas di Dalam Rumah
Menurut teori, warna gelap akan lebih mudah menyerap panas, sedangkan warna terang akan memantulkan panas.
Editor: Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari ini, cuaca di Jakarta dan sekitarnya begitu panas, termasuk beberapa wilayah lain di tanah air. Inilah konsekuensi hidup di wilayah tropis.
Panas matahari, bukanlah sesuatu yang harus dimusuhi. Manfaat dari sinar matahari tak terhitung banyaknya. Namun, panas matahari ini juga jadi penyebab terjadinya panas di dalam rumah.
Hal yang perlu dilakukan, mengatur seberapa banyak sinar matahari yang masuk ke dalam rumah agar rumah jadi nyaman didiami.
Cara menangkal panas di dalam rumah salah satunya bisa dilakukan dengan desain tampak luar (eksterior) yang tepat.
Pemilihan warna merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan ketika mendesain tampak luar bangunan.
Menurut teori, warna gelap akan lebih mudah menyerap panas, sedangkan warna terang akan memantulkan panas. Rumah yang berwarna gelap akan menyerap 70-90 % dari seluruh panas matahari yang diterimanya. Panas ini kemudian akan ditransfer ke dalam ruang.
Atap merupakan bagian yang paling banyak terkena paparan sinar matahari, sekitar 1/3 panas yang dirasakan di dalam rumah bersumber dari atap. Saat ini, banyak dipasarkan atap-atap yang lebih banyak menawarkan pilihan warna. Pilihlah warna terang. Seandainya rumah Anda telah memiliki atap yang berwarna gelap, Anda bisa mengecatnya atau dilapisi semacam bahan waterproofing yang terang.
Walaupun dampaknya tidak sebesar atap, sebaiknya gunakanlah warna-warna cerah untuk dinding, lantai carport, dan elemen-elemen lain yang terekspos sinar matahari.
Penghematan dapat dilakukan dengan penggunaan cat dinding dengan warna-warna. Warna-warna tersebut akan lebih tahan lama dibandingkan warna berpigmen banyak yang lebih mudah kusam.
Panas di dalam rumah berkurang, Anda pun masih bisa berhemat, kan?
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.