Inilah 10 Penyedia Ojek Online yang Siap Bersaing dengan GoJek
Layanan ojek online berbasis aplikasi mobile kian populer seiring boomingnya ojek online bernama Go-Jek.
Editor:
Sugiyarto
Namun saat itu, peminatnya masih sedikit. Barulah, penyedia jasa transportasi ojek ini berkembang pesat setelah meluncurkan aplikasi di ponsel pada awal 2015.
CEO Go-Jek Nadiem Makarim mencatat, sejak awal tahun ini user yang mengunduh aplikasi Go-Jek sudah mencapai 650.000 orang dengan pertumbuhan pengojek mencapai 10.000 orang yang bergabung.
Sementara hingga Agustus 2015 ini, ia mengklaim bahwa aplikasi Go-Jek sudah diunduh hingga dua juta kali.
Tidak hanya wilayah Jabodetabek, Go-Jek sudah melebarkan sayapnya hingga ke Bali, Bandung, dan Surabaya.
Go-Jek kini bekerja sama dengan hampir 100 perusahaan yang menjadi pelanggan korporat.
Pria lulusan Master of Business Administration dari Harvard Business School ini mengajak pengojek yang punya motor sebagai mitra.
Adapun layanan yang diberikan Go-Jek meliputi jasa antar barang atau instant courier, jasa antar penumpang, jasa antar makanan dan minuman serta layanan antar belanja.
2. GrabBike
GrabTaxi, resmi meluncurkan layanan ojek online bernama GrabBike pada Mei 2015 lalu di Jakarta. Layanan yang disediakan hampir sama dengan Go-Jek.
Pun cara pemesanannya juga sama, yakni dengan cara mengunduh aplikasi smartphone untuk pemesanan dan kalkulasi biaya juga langsung ditampilkan di aplikasi tersebut.
Untuk mencuri perhatian pasar, GrabBike terhitung sering mengeluarkan promo.
Terkini, mereka meluncurkan program NgebikeAja dengan tarif flat Rp 10 ribu untuk seluruh tujuan di Jakarta pada non peak hour atau bukan waktu sibuk.
Adapun meski pemain baru, GrabBike juga mengklaim sejumlah keberhasilan.
Misalnya dalam promo Goceng yang berhasil menjaring 8000 pengguna di pekan pertama peluncuran.
Mereka juga mengklaim berhasil membukukan 500 ribu pesanan dalam kurun waktu enam pekan.
3. Blu-Jek
Blu-Jek juga menawarkan layanan seperti halnya ojek online pada umumnya. B