Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Nyatanya Cuma Modal Cinta Tak Cukup Agar Pernikahan Langgeng

kebanyakan pasangan yang bercerai masih saling mencintai, tetapi mereka gagal dan tidak bisa memahami satu sama lain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Nyatanya Cuma Modal Cinta Tak Cukup Agar Pernikahan Langgeng
business-superstar
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Landasan utama dalam sebuah pernikahan, kata orang banyak, adalah saling mencintai.

Namun, seorang pakar mematahkan pernyataan itu dengan sejumlah penjelasan berdasarkan logika dan pengalaman profesional.

Menurut Jefferey Bernstein Ph.D., Licensed Psychologist, kemampuan untuk mengerti dan menoleransi pasangan lebih penting ketimbang cinta.

Bernstein yang telah mengantungi pengalaman sebagai psikolog selama 28 tahun, mengatakan bahwa kebanyakan pasangan yang bercerai masih saling mencintai, tetapi mereka gagal dan tidak bisa memahami satu sama lain.

“Kenyataan yang menyakitkan adalah cinta saja tidak cukup. Keinginan dan upaya untuk mengerti pasangan, jauh lebih penting. Memahami tidak selalu mudah, tetapi cinta yang sehat semakin kuat jika ada keinginan untuk memberikan pengertian dan toleransi pasangan,” urai Bernstein.

Pasangan yang terus langgeng, kata Bernstein, sukses dalam memahami dan pengertian.

Pengertian dan memahami pasangan, tegas Bernstein, kunci utama rumahtangga berjalan harmonis dan awet sepanjang masa.

Rekomendasi Untuk Anda

“Banyak pasangan yang telah bercerai mengatakan bahwa mereka terpisah karena ruang dan waktu. Aku tidak percaya itu. Pasangan yang gagal tidak memiliki kemampuan untuk belajar saling memahami,” terangnya.

Kontributor KompasFemale/Agustina

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas