Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Harapan Hidup Makin Pendek, Ini yang Bisa Dilakukan Kaum Adam

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, angka harapan hidup rata-rata pria 5 tahun lebih pendek bagi wanita

Harapan Hidup Makin Pendek, Ini yang Bisa Dilakukan Kaum Adam
NET
Lansia

Sangat bagus jika ternyata kesehatan seseorang baik namun jika tidak? Tidak ada salahnya mencegah sebelum penyakit itu semakin besar dan membahayakan hidup.

Berhenti minum-minuman keras

Berhenti minum-minuman keras.
Setidaknya pria meminum-minuman keras 2 sampai 5 gelas selama 2 jam dibanding perempuan. Mereka juga lebih mudah mabok dan menempatkan diri dalam risiko lebih besar terkait kecelakaan. Selain itu, sering minum-minuman keras bisa menyebabkan kanker mulut, tenggorokan, hati, dan usus besar.

Melihat itu semua, Dietary Guidelines AS, meminta Anda mengontrol asupan makanan pria lebih baik dan membatasi diri. Misal hanya meminum bir 1 gelas kecil per hari.

Jangan stress
Menurut survei dari American Psychological Association (APA), sepertiga pria mengalami lebih banyak stress per tahun dan kemungkinan terus meningkat. Apalagi dibanding wanita, pria yang sedang stress berdampak sangat besar bagi kesehatan.

Sebab, tubuh akan terus mengeluarkan hormon stress, seperti adrenalin dan kortisol dalam jumlah tinggi. Terlalu banyak hormon-hormon tersebut dapat menyebabkan penyakit tekanan darah, kolestrol, serangan jantung, dan strok dadakan.

Menurut John Higgins, M.D, seorang ahli jantung olahraga di Texas, kadar kortisol yang tinggi berkaitan dengan serangan jantung dan gagal jantung.

Memeriksa kesehatan mental.
Apa yang lebih berbahaya daripada penyakit fisik? Itu adalah penyakit kesehatan mental. Menurut The 7th Most Common Cause Of Death For Men, hampir 80 persen pria yang mengalami kesehatan mental melakukan usaha bunuh diri.

Salah satu faktor yang mendasarinya adalah pria lebih cenderung menghindari berbicara isu-isu mengenai stress dan depresi kepada orang lain. Sehingga jika sudah tidak tahan, pria akan memilih bunuh diri.

Oleh karena itu, dalam keluarga harus lebih sering berkomunikasi dan membicarakan masalah. Ini sangat baik untuk kesehatan mental seseorang. Jika keluarga tidak mampu membantu, silahkan pergi ke dokter spesialis kejiwaan atau psikolog. (foxnews.com)(

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Intisari
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas